Dalam dokumen penilaian rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019 tentang Sanksi Administratif di Bidang Moneter dan Perbankan, ditetapkan peraturan baru berupa denda sebesar Rp400 juta hingga Rp500 juta atas pelanggaran penggabungan penjualan produk asuransi tidak wajib dengan penyediaan produk dan jasa perbankan dalam bentuk apapun sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Lembaga Perkreditan.
Besaran denda ini ditambahkan agar sesuai dengan Undang-Undang Lembaga Perkreditan yang akan berlaku mulai awal Juli 2024. Saat ini, peraturan perbankan belum menyebutkan bentuk asuransi apa pun yang wajib bagi peminjam.
Sanksi ini juga berlaku terhadap pelanggaran melakukan kegiatan usaha perbankan tanpa izin, melakukan campur tangan secara melawan hukum terhadap kegiatan perbankan dan kegiatan usaha lain pada lembaga perkreditan dan cabang bank asing, serta melakukan tindakan pembatasan persaingan usaha atau persaingan tidak sehat yang berisiko menimbulkan kerugian atau kerusakan pada pelaksanaan kebijakan moneter nasional dan keamanan sistem lembaga perkreditan.
Rancangan tersebut juga mengatur bahwa pelanggaran ketentuan suku bunga mobilisasi modal, biaya penyediaan layanan, bisnis, dan penyediaan produk derivatif akan dikenakan denda sebesar VND10-20 juta bagi mereka yang tidak mengumumkan secara terbuka suku bunga mobilisasi modal dan biaya penyediaan layanan; mengumumkan suku bunga mobilisasi modal dan biaya penyediaan layanan yang tidak jelas, sehingga menimbulkan kebingungan bagi nasabah; dan memungut biaya penyediaan layanan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bank dapat didenda 400 juta jika memaksa nasabah membeli asuransi (Foto: Manh Quan).
Rancangan peraturan tersebut juga menetapkan denda sebesar 20 hingga 40 juta VND untuk tindakan penerapan suku bunga mobilisasi modal dan biaya penyediaan layanan yang tidak pada tingkat yang tercantum.
Selain itu, pelanggaran ketentuan mengenai suku bunga mobilisasi modal, perdagangan, dan penyediaan produk derivatif atas suku bunga, mata uang, harga komoditas, dan aset keuangan lainnya dapat dikenakan denda sebesar 50 juta hingga 100 juta VND.
Denda sebesar VND 150 juta dan VND 200 juta ditetapkan bagi perbuatan yang tidak melaksanakan proses manajemen risiko, tidak mengelompokkan nasabah sesuai tingkat risikonya, atau mengelompokkan nasabah sesuai tingkat risikonya tidak sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Anti Pencucian Uang, Undang-Undang Anti Terorisme, dan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/ngan-hang-co-the-bi-phat-500-trieu-dong-neu-ep-khach-mua-bao-hiem-20250715011449436.htm
Komentar (0)