Pekan Gunung Berapi Chu Dang Ya - Bunga Matahari Liar 2023 berlangsung di halaman rumah warga Desa Ia Gri (Kelurahan Chu Dang Ya, Distrik Chu Pah). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata Gia Lai 2023.
Gunung berapi Chu Dang Ya adalah kompleks tiga gunung berapi kecil yang terletak berdekatan di Desa Ploi Lagri, Kecamatan Chu Dang Ya, Distrik Chu Pah, Gia Lai . Gunung berapi ini memiliki tiga kawah utama, dengan kawah tertinggi nomor 1 (975 m di atas permukaan laut). Selama bertahun-tahun, tempat ini telah dikenal banyak orang ketika Gia Lai menemukan habitat bunga matahari liar, yang sangat populer di kalangan wisatawan.
Untuk mengagumi keindahan Gunung Berapi Chu Dang Ya, Anda harus berjalan kaki sekitar 20 menit ke puncak gunung. Jalan setapak tanah merah membentang menembus hutan bunga matahari liar berwarna kuning cerah. Dari puncak gunung, Anda akan melihat hijaunya pegunungan dan hutan yang lebat, serta kuningnya jutaan bunga matahari liar yang memabukkan.
Bunga matahari liar, yang bentuknya mirip bunga matahari dan aster, merupakan bunga liar yang mekar di akhir musim gugur. Bunga ini merupakan semak abadi dan memiliki umur yang sangat pendek, hanya sekitar 1 tahun. Bunga ini tidak tumbuh sendiri-sendiri, melainkan berkelompok dengan tinggi rata-rata 2-3 m.
Untuk mencapai puncak gunung, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 1.700 m. Karena lerengnya curam dan licin, lansia dan anak-anak disarankan untuk tidak mendaki ke puncak gunung.
Bunga matahari liar mewarnai seluruh jalan dengan warna kuning cerah, begitu indahnya hingga pengunjung tidak bisa menahan diri untuk tidak terpesona.
Ribuan orang berbondong-bondong ke gunung berapi Chu Dang Ya selama Pekan Bunga Matahari Liar untuk menjelajahi keindahan gunung berapi berusia jutaan tahun ini dengan bunga-bunga liarnya yang menakjubkan.
Sepasang muda-mudi dengan kostum daerah sibuk mengabadikan momen-momen berkesan sembari menjelajahi negeri ini.
Jalan menuju puncak gunung berapi Chu Dang Ya curam, berkelok-kelok, dan sangat licin tetapi dipenuhi bunga matahari liar.
Bunga berwarna kuning cerah ini memberikan kesan vitalitas yang kuat, bunga ini tetap mekar meski dalam kondisi yang keras sebagai bukti keinginan untuk hidup selalu penuh.
Tak hanya wisatawan domestik, wisatawan mancanegara pun banyak yang datang ke destinasi wisata yang masuk dalam 10 Destinasi Teratas di Gia Lai ini untuk menjelajahi keindahan alam bunga liar ini.
Seorang anak laki-laki setempat memetik bunga matahari liar dan merangkainya menjadi kalung untuk dijual kepada wisatawan seharga 10.000 VND. Inilah "pekerjaan" yang dijalani anak-anak di sini saat bunga-bunga itu mekar.
Selama Festival Bunga Matahari Liar, para pelari dapat menjelajahi keindahan menawan dari gunung berapi yang tidak aktif dan bunga-bunga liar yang sedang mekar.
Pasangan itu mengabadikan momen bahagia saat menjelajahi gunung berapi Chu Dang Ya.
Meskipun merupakan bunga liar, bunga matahari liar menghadirkan keindahan yang tak tertandingi dan tak terlupakan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)