Sekretaris Jenderal dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pernah berkata: "Ketika berbicara dengan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong, saya merasa semakin banyak kami berbicara, semakin menarik dan akrab perasaan kami."
Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong dan Sekretaris Jenderal sekaligus Presiden Tiongkok Xi Jinping. Foto: VNA
Pada upacara perkenalan buku "Membangun dan mengembangkan hubungan luar negeri dan diplomasi Vietnam yang komprehensif dan modern yang dijiwai dengan identitas "bambu Vietnam"" oleh Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong pada sore hari tanggal 21 November, Duta Besar Vietnam untuk Tiongkok Pham Sao Mai mengatakan bahwa buku tersebut telah menggambarkan perspektif yang beragam dan multidimensi dari mereka yang bekerja di bidang hubungan luar negeri dan meneliti hubungan internasional partai politik dan negara-negara tentang peran dan kontribusi Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong dalam pembentukan dan pengembangan diplomasi yang komprehensif dan modern dengan tiga pilar: hubungan luar negeri partai, diplomasi negara, dan diplomasi rakyat.
Menurut Duta Besar Vietnam untuk Tiongkok, ideologi dan filosofi diplomasi bambu Vietnam yang dianut Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong mewarisi intisari ideologi diplomatik Ho Chi Minh sekaligus dijiwai semangat zaman, yang cocok untuk situasi baru.
Para delegasi menghadiri upacara perkenalan buku "Membangun dan mengembangkan hubungan luar negeri dan diplomasi Vietnam yang komprehensif dan modern, dijiwai dengan identitas "bambu Vietnam" oleh Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong. Foto: Nhat Ha
"Dalam hubungan dengan negara yang merupakan negara besar, kekuatan terdepan, sekaligus tetangga yang berbatasan, dengan banyak kesamaan dalam institusi politik, jalur pembangunan, dan sebagainya, identitas diplomatik bambu Vietnam menjadi lebih bermakna dari sebelumnya. Kita perlu teguh dalam pendirian, tegas, dan gigih dalam melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan kepentingan nasional kita, sekaligus fleksibel dan tangkas dalam implementasinya, memastikan lingkungan yang damai dan stabil untuk melayani kepentingan pembangunan, dan di sisi lain, mendorong kerja sama untuk terus memperdalam dan meminimalkan perbedaan pendapat," ujar Duta Besar Pham Sao Mai.
Duta Besar Vietnam untuk Tiongkok menyampaikan bahwa dalam kariernya di bidang urusan luar negeri, ia merasa terhormat untuk berpartisipasi dalam melayani kunjungan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong ke Tiongkok sebanyak tiga kali (tahun 2015, 2017, 2022) dan kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong, menyambut pemimpin Tiongkok dengan jabatan tertinggi yang mengunjungi Vietnam pada tahun 2015 dan 2017.
"Kegiatan-kegiatan tersebut, terutama kunjungan bersejarah Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong ke Tiongkok pada akhir tahun 2022, meninggalkan kesan terdalam dan abadi bagi saya mengenai gaya diplomatik Sekretaris Jenderal serta filosofi dan ideologi diplomasi bambu Vietnam," ujar Duta Besar.
Seorang diplomat Vietnam mengungkapkan: "Para pemimpin dan pejabat Vietnam maupun Tiongkok tertarik dengan gaya diplomasi yang tenang, cara bicara yang mendalam namun sangat dekat dan sederhana, argumen yang teguh, temperamen yang tangguh namun sangat fleksibel, serta visi yang luas dan pengetahuan mendalam tentang Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong. Sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal dan Presiden Xi Jinping: "Ketika berbicara dengan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong, saya merasa semakin banyak saya berbicara, semakin menarik dan akrab saya."
Duta Besar Vietnam untuk Tiongkok, Pham Sao Mai. Foto: VNA
Menurut Dubes Pham Sao Mai, gaya diplomasi Sekjen Nguyen Phu Trong memiliki daya tarik dan daya tarik tersendiri, karena Sekjen selalu pandai bersikap lunak dan keras, pandai mengenali waktu dan situasi, pandai mengenali diri sendiri dan musuh, pandai maju mundur, pandai beradaptasi dengan situasi, pandai menggunakan cara yang lunak dan pandai memanfaatkan ikatan yang kuat, mewarisi gaya diplomasi Presiden Ho Chi Minh.
"Filosofi dan pemikiran yang mendalam, serta seni diplomasi Sekretaris Jenderal yang sangat menarik, telah menciptakan gaya diplomasi yang dijiwai oleh identitas bambu Vietnam: anggun, fleksibel, namun penuh keberanian, keteguhan, dan dijiwai oleh jiwa, karakter, serta semangat rakyat Vietnam," ujar Duta Besar Pham Sao Mai.
Beliau meyakini buku "Membangun dan mengembangkan hubungan luar negeri dan diplomasi Vietnam yang komprehensif dan modern, yang dijiwai identitas "bambu Vietnam" karya Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong "akan menjadi khazanah berharga bagi generasi kader yang berkecimpung di bidang hubungan luar negeri untuk dijadikan rujukan dan diterapkan dalam praktik, serta berkontribusi dalam membangun diplomasi Vietnam yang komprehensif dan modern di era baru".
Laodong.vn
Komentar (0)