Pagoda Ta Pa merupakan destinasi wisata spiritual yang terkenal di distrik Tri Ton karena terletak di "negeri dongeng", di tengah langit. Foto: Nguyen Quoc Dat
Terletak sekitar 44 km dari pusat kota Chau Doc, pagoda Ta Pa (di komune Nui To, distrik Tri Ton, provinsi An Giang ) merupakan tujuan wisata spiritual yang terkenal di wilayah tersebut, yang menarik banyak pengunjung setiap tahun berkat arsitekturnya yang "unik".
Pagoda Ta Pa dibangun pada tahun 1999 dengan luas total hampir 4.000 m². Awalnya, pagoda ini terbuat dari kayu dan beratap jerami, kemudian mengalami empat kali renovasi dan perbaikan. Pada akhir tahun 2019, pagoda ini tampak lebih luas dan dikenal banyak wisatawan.
Pagoda Ta Pa memiliki semua ciri arsitektur religius Khmer, dipadukan secara harmonis dengan warna-warna modern. Foto: Yen Thi
Pagoda Ta Pa memiliki arsitektur yang dijiwai oleh budaya Buddha Khmer Selatan dengan atap genteng bergambar naga berbentuk ikan, hidung melengkung, dan puncak segitiga yang mengelilingi menara besar.
Ruang dalam candi dipenuhi banyak lukisan, arca, dan relief dengan berbagai ukuran, yang bernilai seni tinggi.
Pagoda ini dibangun di atas pilar-pilar beton yang tinggi. Foto: Hoang Dung
Salah satu daya tarik Pagoda Ta Pa adalah aula utama yang dibangun di lereng gunung, ditopang oleh 120 pilar semen kokoh, masing-masing setinggi 5-18 m.
Berkat pilar-pilar raksasa ini, kuil tersebut tampak seperti melayang tinggi di langit dari jauh, menonjol di antara pegunungan dan hutan hijau liar.
Di area aula utama, gambar-gambar yang terkait dengan kehidupan Buddha dan kehidupan budaya masyarakat Khmer juga digambarkan secara realistis dan jelas.
Untuk mencapai Pagoda Ta Pa, pengunjung harus menaiki 240 anak tangga. Foto: Hoang Dung
Tak hanya memiliki arsitektur yang unik, Pagoda Ta Pa juga memukau pengunjung dengan anak tangganya yang panjangnya sekitar 70 m dan lebar 15 m, atau setara dengan 240 anak tangga yang mengarah dari kaki gunung menuju aula utama.
Berkat desain yang menarik ini, menaklukkan gunung Ta Pa dan pagoda dengan nama yang sama bagi pengunjung saat berkunjung ke sini menjadi lebih nyaman dan mudah.
Karena terletak di dataran tinggi, Pagoda Ta Pa juga menawarkan pemandangan lanskap alam yang unik di depannya. Dari aula utama, pengunjung dapat memandang jauh dan mengagumi pemandangan tanah Tri Ton yang subur.
Terutama di musim padi, pengunjung yang datang ke sini tak henti-hentinya terpesona oleh keindahan hamparan sawah hijau yang berubah menjadi kuning keemasan dan sarat akan bulir padi. Seluruh area dipenuhi aroma harum padi, bercampur dengan aroma angin pedesaan.
Jika Anda mengunjungi Pagoda Ta Pa saat musim banjir, Anda akan terpukau oleh keindahan hamparan sawah yang tergenang air, dengan taman pohon lontar yang hijau nan rimbun di kejauhan. Foto: Nguyen Phu Vinh
Bapak Nguyen Quoc Dat (fotografer lokal) mengatakan bahwa Pagoda Ta Pa buka setiap hari dan menyambut pengunjung sepanjang tahun.
Setiap musim, tempat ini memiliki keindahannya sendiri. Di musim hujan, pepohonan menghijau dan suasananya sejuk. Di musim panen padi, pemandangan di sekitar pagoda dipenuhi warna kuning cerah.
Ruang yang tenang dan khidmat di Pagoda Ta Pa membuat pengunjung merasa rileks dan "menyembuhkan" jiwa mereka. Foto: Nguyen Quoc Dat
Tuan Dat menyarankan, jika berkesempatan berkunjung ke sini, selain beribadah dan bertamasya di pagoda, pengunjung juga bisa mengombinasikan kunjungan ke Danau Ta Pa yang terletak persis di sebelah pagoda, yakni tempat yang dikenal sebagai "Tuyet Tinh Coc" atau "danau di atas gunung" dalam bahasa An Giang.
Di sekitar danau juga terdapat sejumlah restoran dan tempat usaha yang menyediakan jasa penyewaan kostum, fotografi instan, dan lain sebagainya, untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan pengalaman.
Pengunjung dapat menyewa kostum dan mengambil foto kenang-kenangan di Pagoda Ta Pa. Foto: Yen Yen
Di distrik Tri Ton juga terdapat beberapa destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi dan disinggahi pengunjung seperti: Danau Soai Chek, Danau O Ta Soc, Danau Co To, Gerbang Surga...
Saat datang ke sini, pengunjung jangan lupa untuk menikmati beberapa hidangan lezat dan makanan khas setempat seperti ayam panggang O Thum, daging sapi gunung, acar pepaya, katak panggang...
Vietnamnet.vn
Sumber: https://vietnamnet.vn/ngoi-chua-o-an-giang-nhu-lo-lung-tren-cao-khach-leo-240-bac-den-chiem-bai-2410987.html
Komentar (0)