Dalam beberapa hari terakhir, menjelang menyambut Tahun Baru Imlek, banyak orang di daerah pegunungan Dong Giang, Nam Giang, Nam Tra My... telah mendirikan tiang untuk menyambut tahun baru.
Bapak Alang Ngoi, warga Desa Bhlo Ben (Kelurahan Song Kon, Dong Giang) mengatakan bahwa tahun ini, setelah bertahun-tahun terhenti, keluarganya tetap mendirikan tiang di depan rumah untuk menghias Tet dengan lebih banyak warna.
Menurut Bapak Alang Ngoi, dahulu kala semasa ayahnya masih hidup, pada hari raya Tet, ia kerap menjumpai sebatang bambu lurus dan panjang untuk mengibarkan bendera nasional di depan beranda.
Ada kalanya seluruh desa menggantungkan bendera di atas pohon bambu yang tinggi, baik untuk menambah warna-warni Tahun Baru maupun untuk berdoa agar tahun baru berjalan damai.
"Untuk menambah warna, selain bendera nasional, tahun ini keluarga saya juga menggantungkan bendera partai dan menghias kabel listrik yang berkelap-kelip di sekitar pohon. Saat Tet, lampu-lampu dari pohon itu berkilauan dan sangat indah," ujar Bapak Alang Ngoi.
Tak hanya keluarga Bapak Alang Ngoi, beberapa hari terakhir ini, warga Ca Dong dan Xe Dang di Nam Tra My juga mendirikan tiang-tiang untuk merayakan Tet. Selain tiang-tiang untuk setiap rumah tangga, banyak komunitas juga mendirikan tiang-tiang bersama sesuai ritual festival pemujaan palung air.
Masyarakat Ca Dong dan Xe Dang meyakini bahwa tiang tersebut merupakan "tanda" yang dapat menyampaikan pesan keberuntungan dan berkah dari penduduk desa kepada para dewa.
Setiap tahun, sekitar tanggal 28-29 Desember, masyarakat dataran tinggi Quang Nam sering menyelenggarakan kegiatan musim semi dengan program festival tradisional. Pada saat itu, tiang sangat penting, menjadi objek untuk menyampaikan keyakinan, menyambut tahun baru...
[iklan_2]
Sumber: https://baoquangnam.vn/nguoi-vung-cao-dung-cay-neu-don-tet-3148319.html
Komentar (0)