Yumi Yamamoto, seorang peneliti umur panjang, mencantumkan empat rahasia dari orang-orang Jepang yang berumur panjang, seperti makan hingga 80% kenyang atau menjaga punggung tetap tegak.
Yumi Yamamoto, direktur riset di LongeviQuest, sebuah organisasi yang memverifikasi usia orang-orang tertua di dunia dan mengumpulkan informasi tentang mereka, mengatakan bahwa organisasi tersebut telah memverifikasi empat orang supercentenarian tahun ini yang berusia di atas 110 tahun, menurut postingan Business Insider pada 5 Desember. Di antara mereka adalah Fusa Tatsumi, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-116 pada musim semi dan merupakan orang tertua di Jepang.
LongeviQuest telah mengidentifikasi 269 orang berusia di atas 110 tahun di Jepang, banyak di antaranya tinggal di Okinawa, salah satu Zona Biru di mana jumlah orang yang berusia di atas 100 tahun sangat tinggi.
Yumi Yamamoto, ketiga dari kanan, dan anggota LongeviQuest, merayakan ulang tahun Fusa Tatsumi (tengah) yang berusia 116 tahun awal tahun ini. Foto: LongeviQuest
Seperti Zona Biru lainnya, orang-orang berumur panjang di Jepang cenderung mengurangi konsumsi daging dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Namun, mereka memiliki kebiasaan khusus lain yang lebih spesifik dibandingkan beberapa negara, menurut Yamamoto.
"Orang Jepang punya pepatah: makanlah sampai 80% kenyang , sisakan ruang untuk akhir makan," kata Yamamoto, cicit Shigeyo Nakachi, yang merupakan orang tertua kedua di Jepang ketika ia meninggal pada tahun 2021 di usia 115 tahun.
Menurut penelitian pada hewan, kebiasaan ini membantu orang Jepang lebih memperhatikan pola makan, membatasi kalori, mengurangi penyakit inflamasi dan bermanfaat untuk umur panjang.
Asupan kalori harian rata-rata untuk seseorang di Zona Biru Okinawa hanya sekitar 1.900, lebih rendah dari 2.000 kalori yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.
Salah satu pelajaran terbesar yang Yamamoto pelajari dari berbicara dengan orang-orang yang berumur panjang adalah "jangan melakukan sesuatu secara berlebihan, lakukan segala sesuatu secukupnya ."
Kane Tanaka, orang Jepang tertua dalam sejarah, hidup hingga usia 119 tahun dan menyukai Coca-Cola tetapi hanya minum satu botol sehari.
"Dia bukan pecandu, juga tidak minum terlalu banyak. Ini umum di Jepang. Orang Jepang makan makanan seimbang dan tidak makan berlebihan," kata Yamamoto. "Itu tidak hanya berlaku untuk makanan, tetapi juga untuk kebiasaan gaya hidup seperti begadang."
Para ahli sepakat bahwa mengemil secukupnya dapat membantu membuat pola makan sehat lebih berkelanjutan. Pendekatan ini dikenal sebagai aturan 80/20 (makan sehat 80% dari waktu dan lebih fleksibel dalam 20% sisanya).
Hidekichi Miyazak, 105 tahun, berlari 100 meter di Tokyo pada tahun 2015. Foto: AFP
Yamamoto mengatakan bahwa di Jepang, orang-orang sering berolahraga sambil mendengarkan radio . Sejak tahun 1928, sebuah program radio telah memandu pendengarnya melalui latihan 5 menit setiap hari. Yamamoto mencoba berolahraga sambil mendengarkan radio setiap pagi seperti orang-orang berumur panjang di Jepang.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik berintensitas tinggi dalam jangka waktu pendek dapat mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, sehingga meningkatkan umur panjang.
Kebanyakan orang berumur panjang di Zona Biru tidak pergi ke pusat kebugaran tetapi memasukkan olahraga ke dalam kehidupan sehari-hari mereka, seperti berjalan kaki, menaiki tangga, atau bermain olahraga kelompok untuk bersosialisasi dan berolahraga.
Yamamoto mengatakan postur tubuh juga penting. Nenek buyutnya selalu menjaga punggungnya tetap tegak . "Saya memperhatikan bahwa para centenarian dan centenarian di Jepang selalu menjaga punggung mereka tetap tegak, sangat disiplin dan tegas terhadap diri mereka sendiri," ujarnya. "Sebagai manusia, kita cenderung sedikit membungkuk seiring bertambahnya usia, tetapi para lansia di Jepang selalu menjaga punggung mereka tetap tegak."
Penelitian menunjukkan bahwa postur tubuh yang baik menjaga tubuh tetap nyaman, mencegah rasa sakit dan membantu fungsi tubuh berfungsi dengan baik.
Hong Hanh (Menurut Business Insider )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)