Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Petani di Kota Ho Chi Minh khawatir tentang kerugian akibat bunga aprikot Tet yang mekar lebih awal

VnExpressVnExpress24/01/2024

[iklan_1]

Tahun ini, Kota Ho Chi Minh mengalami cuaca yang tidak biasa, ditambah tahun kabisat, yang menyebabkan bunga aprikot mekar lebih awal, banyak tukang kebun khawatir akan risiko kerugian.

Sibuk merawat kebun yang berisi lebih dari 2.000 pohon aprikot, Bapak Huynh Van Hai, pemilik kebun aprikot Sau Hai (Kelurahan Truong Tho, Kota Thu Duc), merasa sedih ketika 30% pohon di kebun tersebut telah berbunga. "Jumlah ini 3-4 kali lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, Bapak Nam, pemilik kebun aprikot di area yang sama, juga mengatakan bahwa hampir 400 pohon sedang berbunga, terhitung lebih dari 40% dari total jumlah pohon aprikot Tet di kebun tersebut.

Banyak pohon aprikot di kebun Pak Hai yang berbunga lebih awal. Foto: Huynh Hai

Banyak pohon aprikot di kebun Pak Hai yang berbunga lebih awal. Foto: Huynh Hai

Banyak pemilik kebun lainnya di kota Thu Duc berbagi kekhawatiran yang sama karena kebun aprikot mereka berbunga semakin banyak setiap hari sementara masih ada dua minggu tersisa hingga Tet.

"Tahun lalu, bunga aprikot mekar di waktu yang tepat, keluarga saya meraup untung besar. Namun tahun ini, banyak pohon yang hampir selesai berbunga dan terancam kehilangan semuanya," kata Bapak Hai.

Aprikot kerajaan di Kam Duc. Foto: Huynh Hai

Aprikot kerajaan di Kam Duc. Foto: Huynh Hai

Menjelaskan alasannya, para tukang kebun mengatakan bahwa akhir-akhir ini Kota Ho Chi Minh mengalami cuaca yang tidak biasa, dengan periode hujan yang menyebabkan banyak pohon aprikot berbunga lebih awal. Selain itu, tahun ini adalah tahun kabisat, sehingga jumlah hari tanam diperpanjang, dan banyak pohon dengan tingkat pembungaan awal yang tinggi telah berbunga.

Tak hanya khawatir merugi karena bunga aprikot mekar lebih awal, menurut para pekebun, lemahnya daya beli pasar tahun ini juga menjadi tantangan besar.

Bapak Sau Hoang di Thu Duc mengatakan, hingga saat ini harga sewa bunga aprikot masih sama, bahkan sempat turun karena daya beli sedang lesu, hanya 50% dibanding tahun lalu.

Selain itu, konsumen juga sedang berhemat, sehingga mereka memprioritaskan memilih pohon dengan nilai rendah, mulai dari beberapa ratus ribu hingga 5 juta VND. Untuk pohon aprikot dengan harga sewa di atas 10 juta VND, jumlah pemesanan pelanggan menurun 40% dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itu, banyak pekebun mengatakan mereka menurunkan harga sewa sebesar 5-10% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya untuk mendorong permintaan.

Bagi tukang kebun dengan pohon aprikot yang berbunga awal, mereka memperbaiki pot-pot tersebut dengan membuang bunga yang telah mekar, menutupi kuncup yang tersisa di pohon dan menggunakan teknik untuk menahannya sehingga dapat mekar tepat waktu untuk Tet.

Menurut laporan Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan provinsi Selatan, tahun ini, tidak hanya aprikot Tet tetapi juga sebagian besar petani bunga lainnya khawatir akan kerugian karena daya beli yang suram, banyak rumah tangga mempertimbangkan untuk berhenti dari profesi tersebut.

Di Dalat, ibu kota bunga di Selatan, konon pada musim Tet tahun ini, para pekebun mengurangi luas tanam mereka sebesar 10-30%. Alih-alih, mereka berfokus pada perawatan bunga untuk mendapatkan hasil dan kualitas terbaik dengan harapan harga akan naik menjelang Tet.

Thi Ha


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk