Tarian seruling Mong di tengah hiruk pikuk festival musim semi. Tarian ini juga merupakan sulaman pola warna-warni pada kostum masyarakat Dao Merah, yang menonjol di antara hijaunya pegunungan dan hutan. Tarian ini juga merupakan momen tenang dan sakral ketika dukun melakukan upacara kedewasaan—sebuah ritus peralihan yang menghubungkan kehidupan seseorang dengan masyarakat. Tarian ini juga merupakan gambaran seorang gadis yang menenun, memancarkan keindahan sederhana kehidupan sehari-hari di dataran tinggi.
Dengan rasa keterikatan yang mendalam terhadap tanah dan masyarakat dataran tinggi, para penulis memilih sudut pengambilan gambar yang intim, memanfaatkan cahaya alami, dan terutama menunggu "momen yang menentukan"—untuk merekam tak hanya gambar yang indah, tetapi juga semangat kehidupan kelompok etnis. Tanpa rekayasa, sepenuhnya alami, foto-foto ini tampak sebagai mosaik kenangan dan masa kini, menampilkan seorang Thai Nguyen yang multietnis, kaya akan ritual, cemerlang dalam balutan kostum tradisional, dan kaya akan identitas dalam pertunjukan rakyat.
Saya suka gitar. Foto: Ngo Duc Mich |
Mengajar. Foto: Thanh Thao |
Suling Mong. Foto: Viet Hung |
Profesi tradisional. Foto: Thanh Ban |
Warisan. Foto: Bui Khac Thien |
Bunga-bunga pegunungan. Foto: Dang Hai |
Gadis gunung. Foto: Ngoc Hai |
Pemujaan dewa api masyarakat San Chay. Foto: Viet Hung |
Di dekat api unggun. Foto: Dang Dang |
Potret seorang wanita Dao Merah. Foto: Au Ngoc Ninh |
Sumber: https://baothainguyen.vn/van-nghe-thai-nguyen/202508/nhung-khuon-hinh-trong-mach-nguon-di-san-a87569e/
Komentar (0)