Pepaya adalah buah bergizi tetapi memakannya terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pencernaan, alergi, menurunkan gula darah atau berinteraksi dengan obat-obatan.
Makan pepaya terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. (Sumber: Rumah Sakit Medlatec) |
Pepaya dikenal sebagai makanan super karena banyak manfaat kesehatan dan profil nutrisinya yang kaya. Kaya akan antioksidan, serat, dan vitamin, buah ini dapat memberikan keajaiban jika dikonsumsi secara seimbang.
Namun, seperti hal lainnya, mengonsumsi pepaya secara berlebihan bisa berbahaya. Mengonsumsi buah ini terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.
Sakit perut atau masalah pencernaan
Pepaya kaya akan serat dan enzim pencernaan yang disebut papain, yang membantu memecah protein. Meskipun khasiat ini membuat pepaya baik untuk pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, mengonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan sakit perut, kembung, atau diare.
Kandungan serat yang tinggi dapat membebani sistem pencernaan, terutama jika tubuh tidak terbiasa.
Reaksi alergi
Beberapa orang sensitif terhadap papain dan mungkin mengalami reaksi alergi jika mengonsumsi buah ini dalam jumlah besar. Sebuah studi mengonfirmasi bahwa serbuk sari pepaya justru dapat menyebabkan masalah pernapasan.
Gejalanya dapat berupa gatal, bengkak, atau kesulitan bernapas. Orang yang alergi lateks juga harus berhati-hati, karena pepaya mengandung senyawa yang dapat bereaksi silang dengan lateks.
Risiko hipoglikemia
Pepaya mengandung senyawa alami yang dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Namun, mengonsumsi terlalu banyak juga dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu rendah, yang menyebabkan hipoglikemia.
Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa mengonsumsi pepaya sebenarnya dapat menurunkan kadar gula darah, yang dapat sangat berbahaya bagi orang yang mengonsumsi obat penurun gula darah.
Dampak pada ibu hamil
Pepaya hijau atau mentah mengandung lateks, yang dapat bertindak sebagai stimulan rahim dan menyebabkan komplikasi selama kehamilan, seperti kontraksi atau bahkan keguguran dalam kasus yang parah.
Meskipun pepaya yang sudah matang umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, memakannya terlalu banyak tetap dapat berisiko, terutama pada kehamilan yang sensitif.
Interaksi Obat
Pepaya dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama pengencer darah dan obat-obatan yang digunakan untuk mengendalikan kadar gula darah.
Mengonsumsi pepaya terlalu banyak akan memperkuat efek obat-obatan ini, meningkatkan risiko efek samping seperti pendarahan berlebihan atau kadar gula darah rendah yang berbahaya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)