Di Grup D Piala Asia 2023, tim Vietnam belum memainkan pertandingan persahabatan, tetapi tiga tim Jepang, Irak, dan Indonesia telah memainkan pertandingan penting.
Tim Vietnam berlatih, mempersiapkan diri untuk pertandingan persahabatan melawan Kirgistan. (Sumber: VFF) |
Selain tim Jepang yang sedang menunjukkan kekuatannya sebagai kandidat unggulan juara, tim Irak dan Indonesia juga menunjukkan masalah yang perlu diperbaiki menjelang Piala Asia 2023. Pelatih Philippe Troussier punya alasan untuk menginspirasi tim Vietnam agar mampu menciptakan kejutan.
Di Grup D, kecuali tim Vietnam yang belum menjalani pertandingan persahabatan, 3 tim lainnya, yaitu Jepang, Irak, dan Indonesia, telah menjalani pertandingan-pertandingan penting. Di antaranya, Irak mengejutkan banyak orang ketika hanya kalah 0-1 dari Korea Selatan dalam pertandingan persahabatan baru-baru ini.
Tim asuhan Pelatih Jesus Casas kalah dari Son Heung Min dkk. dalam pertandingan yang cukup baik. Irak menguasai bola sebanyak 42%, berbanding 58% kandidat juara Piala Asia 2023, sehingga menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol ke gawang Korea.
Yang mana, gelandang muda Ali Jasim memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama saat berhadapan dengan kiper lawan namun gagal menaklukkan kiper tersebut.
Irak kebobolan gol pada menit ke-40 ketika Lee Jae Sung melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu dihentikan kiper Hassan Jalal.
Pada babak kedua, Korea menurunkan pemain-pemain bintang seperti Son Heung Min, Hwang Hee Chan, Lee Kang In... ke lapangan dan memberikan tekanan hebat kepada anak didik pelatih Jesus Casas.
Kekalahan pada 6 Januari menunjukkan bahwa Irak masih tertinggal jauh dari kandidat juara, Korea. Pelatih Jesus Casas puas dengan penampilan para pemainnya, tetapi lini serang Irak akan menjadi masalah besar bagi wakil Asia Barat tersebut di turnamen mendatang.
Ini hampir mirip dengan skenario saat bertemu tim Vietnam di My Dinh pada November 2023 di babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026 di Asia.
Irak mendominasi tim Vietnam pada babak pertama, menciptakan banyak peluang tetapi tidak dapat mencetak gol dan hanya bisa merayakan usaha yang terjadi pada detik-detik terakhir perpanjangan waktu.
Saat ini, pelatih Jesus Casas juga berharap anak didiknya dapat segera memperbaiki situasi. Striker Ali Hammadi, yang sangat dikagumi oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), berlatih terpisah setelah kembali dari Inggris.
Setelah kekalahan dari Korea Selatan, pelatih Jesus Casas mengizinkan para pemainnya berlatih di UEA sebelum terbang ke Qatar. Pelatih asal Spanyol itu menekankan: "Para pemain harus berusaha lebih keras sebelum Piala Asia dimulai."
Kekalahan baru-baru ini menunjukkan bahwa tim masih memiliki kekurangan, beberapa pemain mulai kehilangan performa. Para pemain harus berintrospeksi karena Piala Asia bukanlah pertandingan persahabatan.
Kami masih belum memiliki kohesi terbaik. Tujuan saya adalah membangun tim dengan permainan kolektif yang baik, siap bersaing dengan lawan di setiap turnamen.
Sedangkan untuk Indonesia, pelatih Shin Tae Yong membuat para penggemar di tanah air khawatir akan kemampuannya untuk meraih kesuksesan. Dalam beberapa tahun terakhir, Bapak Shin Tae Yong belum membantu Indonesia meraih hasil yang signifikan, dan meskipun telah mempersiapkan diri dengan matang, timnya tetap kalah dalam pertandingan persahabatan baru-baru ini melawan Libya.
Meski diperkuat sejumlah pemain naturalisasi, pelatih Shin Tae Yong dan timnya hanya mampu menelan 3 kekalahan dan 1 hasil imbang dalam 4 laga terakhir, dengan kemasukan 12 gol dan mencetak 3 gol saja.
Dalam dua pertandingan melawan Libya, tim Indonesia kalah dengan skor telak 1-5. Melalui media, pelatih Shin Tae-yong meyakinkan para pendukung tuan rumah untuk bersabar dan terus mendukung tim di turnamen resmi.
Sementara itu, pelatih Libya Milutin Sredojevic berkomentar setelah dua kemenangan melawan Indonesia: "Tim Indonesia memiliki masalah dalam pertahanan dan penyelesaian akhir. Selain penyelesaian akhir yang buruk, serangan sayap Indonesia juga kurang optimal."
Menurut rencana, Pelatih Shin Tae Yong dan anak didiknya memiliki satu pertandingan lagi melawan Iran (9 Januari) untuk melengkapi persiapan Piala Asia 2023.
Pelatih Troussier akan mengumpulkan dan menganalisis perkembangan tim lawan. Keunggulan tim Vietnam adalah mereka merupakan tim yang sudah dikenal, dan jika mereka dipersiapkan dengan baik, peluang Pelatih Troussier dan timnya untuk maju cukup besar.
( menurut VNA )
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)