Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi mengatakan: Pada tahun 2023, total produk PDRB provinsi diperkirakan meningkat sebesar 9,40% dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pertumbuhan tertinggi ke-9 dibandingkan dengan seluruh wilayah Indonesia dan tingkat pertumbuhan tertinggi ke-2 di provinsi-provinsi pesisir Utara Tengah dan Tengah. Dari sektor-sektor tersebut, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan meningkat sebesar 4,57%; sektor industri dan konstruksi meningkat sebesar 15,80%; sektor jasa meningkat sebesar 8,50%; dan pajak produk meningkat sebesar 2,14%.
Produksi industri meningkat cukup tinggi berkat penambahan kapasitas baru di industri pembangkit listrik energi terbarukan; cuaca yang mendukung, konversi model produksi, dan inovasi teknologi berkontribusi terhadap peningkatan produk tambang garam laut. Indeks produksi industri secara keseluruhan meningkat sebesar 13,17% dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Total penjualan eceran barang dan jasa mencapai 38 triliun VND, naik 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Suasana konferensi pers. Foto: A. Tuan
Produksi pertanian, kehutanan, dan perikanan pada tahun 2023 mempertahankan pertumbuhan yang stabil. Dengan air irigasi yang cukup, luas areal dan hasil panen tahunan meningkat dibandingkan periode yang sama; produksi padi memiliki panen yang baik dan harga yang baik; hasil tanaman tahunan terutama meningkat secara signifikan. Produksi peternakan berkembang secara stabil; hasil produk perairan meningkat baik dalam eksploitasi maupun akuakultur. Total areal padi pada tahun 2023 mencapai hampir 47 ribu hektar, meningkat hampir 1,5 ribu hektar, perkiraan hasil panen mencapai 61,8 kuintal/ha, output mencapai 290 ribu ton, meningkat 10 ribu ton. Total output produk perairan mencapai 142,8 ribu ton, meningkat 3,1% dibandingkan tahun 2022, yang mana output akuakultur mencapai 11,2 ribu ton dan eksploitasi mencapai hampir 131,6 ribu ton. Output benih perairan mencapai 41,7 miliar, meningkat 4,7% dari tahun sebelumnya; yang mana benih udang adalah 41,0 miliar, meningkat 4,5%.
Total pendapatan APBN diperkirakan mencapai VND 3.658 miliar, mencapai 100% dari perkiraan tahunan dan turun 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Total belanja APBN diperkirakan mencapai VND 8.200 miliar sepanjang tahun, mencapai 108,7% dari perkiraan tahunan dan naik 10,1% dibandingkan tahun 2022. Investasi yang direalisasikan di sektor ini dengan harga berlaku diperkirakan mencapai VND 21,7 triliun pada tahun 2023, naik 12,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks harga konsumen (IHK) meningkat 4,57% dibandingkan tahun sebelumnya.
Rata-rata penduduk provinsi ini pada tahun 2023 adalah 601,2 ribu jiwa. Angkatan kerja cenderung meningkat, tetapi pasar tenaga kerja dan lapangan kerja meningkat secara perlahan karena kesulitan dan tantangan yang berkelanjutan. Secara umum, pada tahun 2023, jumlah penduduk yang bekerja meningkat sebesar 4,9 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tuan Tuan
Sumber
Komentar (0)