Pada sore hari tanggal 24 November, Ketua Komite Rakyat provinsi Quang Ngai mengeluarkan perintah mendesak untuk menanggapi dan mengatasi kerusakan yang disebabkan oleh banjir, terutama di daerah hilir Sungai Ve.

Oleh karena itu, sejak 22 November hingga sekarang, di Quang Ngai terjadi hujan yang sangat lebat, yang mengakibatkan banjir di sungai Ve dan Tra Cau meningkat dan berfluktuasi pada level waspada 3 hingga di atas level waspada 3.

6688888 gigapiksel resolusi rendah v2 6x.jpeg
Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan sekitar 70 rumah tangga di distrik Pho Minh terendam banjir. Foto: Anh Long

Hingga sore ini (24 November), di distrik Pho Minh (kota Duc Pho), akibat luapan sungai Tra Cau melewati tanggul Tra Cau, 70 rumah terendam banjir setinggi 30 cm hingga 1,7 m.

Saat ini, pemerintah setempat telah mengevakuasi 15 rumah tangga dengan sekitar 30 orang yang tinggal di daerah banjir bandang ke tempat yang aman.

z6064524205173_295b46492eedf25551095dcd15f0698d gigapiksel resolusi rendah v2 4x.jpeg
Tim penyelamat membawa warga dari daerah banjir ke tempat aman. Foto: Anh Long

Sementara itu, tanah longsor juga terjadi di jalan dari Distrik Minh Long menuju Distrik Ba To, yang memengaruhi lalu lintas. Catatan awal menunjukkan bahwa tanah longsor tersebut panjangnya sekitar 50 m.

Pemerintah daerah setempat telah memasang rambu-rambu dan pos-pos pemeriksaan di area longsor serta mengimbau masyarakat agar tidak melewati area longsor.

Di Distrik Nghia Hanh, ketinggian air Sungai Ve naik sangat tinggi, menyebabkan banjir dan memutus banyak jalur lalu lintas di dua komune, Hanh Tin Dong dan Hanh Tin Tay. Banjir juga menggenangi jalan provinsi 624B yang melewati komune Hanh Thien setinggi 0,7 m, dan lereng negatif yang melewati komune Hanh Thinh terkikis dan berisiko terkikis hingga ke dasar jalan.

z6064357210929_8b8a5bbf9e3efbf341fce28c561c3133 gigapiksel resolusi rendah v2 2x faceai.jpeg
Longsor di jalan raya di distrik Minh Long. Foto: C. Dong

Untuk secara proaktif menanggapi banjir dan memastikan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat, Ketua Provinsi Quang Ngai meminta distrik, kotamadya, dan kota untuk terus memantau situasi cuaca dengan cermat dan segera memberi tahu masyarakat guna mencegah dan meminimalkan kerusakan.

Panitia Pengarah Pencegahan Bencana dan Pencarian dan Penyelamatan Kota Duc Pho dan Kabupaten Nghia Hanh segera mengerahkan seluruh kekuatan daerah untuk terus meninjau dan memeriksa secara cermat jalur lalu lintas dan permukiman yang terendam banjir atau beresiko terendam banjir guna membantu warga dalam melakukan evakuasi.

Berikan perhatian khusus pada kawasan pemukiman di komune dan distrik di sepanjang sungai Tra Cau, Ve, dan Phuoc Giang.

z6064524359912_096b30114acbe0effda2749516cf4be1 gigapiksel resolusi rendah v2 4x faceai.jpeg
Pihak berwenang membantu warga memindahkan ternak dari daerah banjir pada 24 November. Foto: Anh Long

Periksa area berisiko tinggi longsor, banjir bandang, dan genangan untuk segera mengevakuasi warga, terutama yang telah atau sedang tererosi di distrik Son Ha, Tra Bong, Son Tay, dan Ba ​​To. Perlu diketahui bahwa area dengan retakan, longsor, dan longsor lereng gunung harus dievakuasi secara proaktif sesuai dengan moto "berangkat pagi, pulang sore".

Siapkan pasukan pengamanan 24 jam, pasang rambu peringatan, dan larang dengan tegas masyarakat melewati area berbahaya (bawah tanah, luapan air, jalan tergenang, longsor, dan lain-lain).

Hentikan sementara operasi feri dan jangan izinkan orang memancing atau mengumpulkan kayu bakar di sungai selama musim hujan dan banjir.

Periksa, tinjau, dan terapkan rencana untuk memastikan keamanan waduk dan daerah hilir.