Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump memiliki dasar untuk mengatakan sebuah helikopter militer terbang terlalu tinggi ketika bertabrakan dengan sebuah pesawat penumpang, menewaskan 67 orang.
Tuan Trump berbicara kepada pers sebelum meninggalkan Gedung Putih pada tanggal 31 Januari.
CNN pada tanggal 1 Februari mengutip sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt yang mengatakan bahwa Presiden Donald Trump memiliki dasar untuk mengatakan bahwa helikopter itu terbang terlalu tinggi dalam tabrakan dengan pesawat penumpang pada tanggal 29 Desember, yang menewaskan 67 orang.
"Presiden membuat pernyataan itu berdasarkan fakta, karena memang fakta dan informasi tersebut disampaikan kepadanya oleh pihak berwenang yang mengawasi penyelidikan atas kecelakaan pesawat yang mengerikan ini," kata Leavitt.
"Presiden terus menerima pengarahan dari seluruh anggota kabinetnya tentang insiden tersebut, termasuk Menteri Perhubungan, Menteri Pertahanan, dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional," tambahnya.
Kecelakaan Pesawat Tragis di AS: Siapa yang Harus Disalahkan Presiden Trump?
Sebelumnya di jejaring sosial Truth Social, Tn. Trump menulis bahwa helikopter militer AS Black Hawk "terbang terlalu tinggi" sebelum bertabrakan dengan Bombardier CRJ700 pada penerbangan 5342 yang dioperasikan oleh American Eagle, anak perusahaan American Airlines.
Postingan Trump muncul saat The New York Times melaporkan bahwa helikopter tersebut mungkin terbang sedikitnya 800 meter dari jalur penerbangan yang disetujui dan lebih tinggi dari yang diharapkan.
CNN mengutip data pelacakan penerbangan yang menunjukkan helikopter militer terbang 100 kaki di atas ketinggian maksimum yang diizinkan dan menyimpang dari jalur penerbangan yang direncanakan di sepanjang tepi timur Sungai Potomac dekat Bandara Nasional Ronald Reagan.
Pihak berwenang melarang helikopter terbang di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan pada 31 Januari. Kotak hitam kedua pesawat telah ditemukan. Para pejabat mengatakan jenazah 41 korban telah diangkat dari sungai. Proses evakuasi puing-puing akan dimulai pada 1 Februari dan diperkirakan akan berlangsung selama seminggu.
Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Washington DC John Donnelly mengatakan 28 mayat telah diidentifikasi dan ia berharap semua korban akan ditemukan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/vu-dam-may-bay-tham-khoc-o-my-ong-trump-noi-truc-thang-da-bay-qua-cao-185250201074419482.htm
Komentar (0)