OpenAI, pengembang ChatGPT, baru-baru ini mempertimbangkan untuk mengembangkan peramban web yang terintegrasi dengan chatbot atau mengadakan perjanjian kemitraan untuk meningkatkan kemampuan pencarian.
OpenAI, pemimpin kecerdasan buatan yang dipimpin Sam Altman, membuat langkah berani untuk memperluas pengaruhnya dalam pencarian dan penjelajahan web.
Menurut laporan The Information, OpenAI telah berdiskusi tentang pengembangan produk pencarian dengan beberapa mitra utama, termasuk Conde Nast, Redfin, Eventbrite, dan Priceline. Beberapa sumber mengatakan mereka memiliki akses ke prototipe atau desain produk baru dari OpenAI.
Langkah ini tidak hanya menandai langkah maju yang besar bagi OpenAI, tetapi juga menempatkan perusahaan tersebut dalam persaingan langsung dengan Google, raksasa yang mendominasi sebagian besar pasar peramban dan pencarian. OpenAI telah memasuki pasar pencarian dengan produk SearchGPT-nya, membawa dimensi baru dalam cara pengguna mengakses informasi.
Alphabet, perusahaan induk Google, telah meningkatkan upaya AI-nya sejak ChatGPT diluncurkan pada akhir 2022. Tahun lalu, Google memperkenalkan chatbot AI Gemini sebagai respons atas popularitas ChatGPT. Namun, dominasi Google di pasar peramban menghadapi tantangan, terutama setelah Departemen Kehakiman AS menyarankan perusahaan tersebut menjual peramban Chrome-nya untuk mengakhiri monopoli dalam pencarian daring.
Saham Alphabet turun sekitar 1% dalam perdagangan yang diperpanjang setelah turun 5% pada sesi sebelumnya, mencerminkan kekhawatiran investor. Selain produk pencariannya, OpenAI juga memperluas kolaborasinya dengan beberapa mitra utama. Perusahaan telah membahas penyediaan kekuatan AI untuk perangkat buatan Samsung, mitra utama Google. Di saat yang sama, OpenAI telah menjalin kerja sama dengan Apple, menyediakan teknologi untuk mendukung fitur "Apple Intelligence" pada perangkat iPhone generasi baru.
Namun, OpenAI dilaporkan belum siap meluncurkan peramban webnya sendiri, yang bisa menjadi langkah jangka panjang dalam strategi ekspansi perusahaan. Google, OpenAI, dan Samsung belum memberikan komentar terkait laporan tersebut. Namun, jelas bahwa OpenAI sedang membuat perubahan signifikan di sektor teknologi, menandakan persaingan yang lebih ketat di masa depan.
sohuutritue.net.vn
[iklan_2]
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/cong-nghe/openai-chuan-bi-ra-mat-trinh-duyet-moi-thach-thuc-vi-the-thong-tri-cua-google/20241123120600889
Komentar (0)