Pada tanggal 14 September, seorang turis wanita tiba-tiba naik ke patung Buddha di area menara kayu Sakyamuni yang terletak di halaman Kuil Istana Buddha (Shuozhou, Shanxi, Cina).
Turis wanita memanjat patung Buddha, membuat banyak orang marah (Foto: Berita).
Menurut klip tersebut, setelah memanjat, wanita ini duduk di patung Buddha dan berteriak keras: "Saya adalah Bodhisattva yang hidup, berlututlah".
Perbuatan turis wanita itu membuat marah pengunjung kuil lainnya dan mendapat kecaman keras dari netizen.
Seorang perwakilan Pagoda Phat Cung mengonfirmasi adanya insiden seorang turis wanita memanjat patung Buddha di pagoda tersebut. Meskipun petugas pagoda berusaha menghentikan tindakannya, mereka tidak berhasil.
Pihak pengelola kuil menghubungi polisi. Polisi segera tiba di lokasi kejadian dan menangkap turis wanita yang telah merusak kesucian tempat ibadah tersebut.
Banyak orang percaya bahwa tindakan turis wanita ini perlu dihukum berat untuk memperingatkan orang lain dan menjaga kemurnian kuil Buddha.
Menara kayu di Kuil Istana Buddha telah ada selama ratusan tahun (Foto: Cina).
Kuil Fo Gong terletak di Shanxi, Tiongkok. Pagoda Sakyamuni adalah bangunan kuil yang mengesankan dan menonjol.
Menara kayu ini dibangun pada abad ke-11 pada masa Dinasti Liao. Pada tahun 1195, menara ini direnovasi dan diperluas pada masa Dinasti Jin.
Strukturnya telah bertahan ratusan tahun dan telah melewati berbagai gempa bumi besar. Menara kayunya dibangun di atas fondasi batu setinggi 4 meter. Tinggi total keseluruhan strukturnya lebih dari 67 meter.
Ini adalah pagoda kayu tertua yang masih berdiri di Tiongkok. Keseluruhan strukturnya menunjukkan kearifan dan bakat para pengrajin ratusan tahun yang lalu.
Menara kayu Kuil Fo Gong dianggap sebagai "permata" arsitektur oleh para ahli di dalam dan luar Tiongkok karena sejarahnya yang panjang dan desainnya yang unik dan mengesankan.
Dari luar, bangunan ini hanya memiliki 5 lantai, tetapi jika Anda melihat ke dalam, Anda akan melihat bahwa keseluruhan menara terdiri dari 9 lantai. Setiap lantai memiliki patung Buddha. Di dalam menara, terdapat ukiran-ukiran yang sangat indah di langit-langitnya. Jendela-jendela disusun di 8 sisi menara, sehingga pengunjung dapat melihat seluruh pemandangan di sekitarnya.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/du-lich/phan-no-nu-du-khach-treo-len-tuong-phat-yeu-cau-moi-nguoi-quy-xuong-20240918163858317.htm
Komentar (0)