Menurut pihak berwenang yang bertugas di lokasi kejadian, persimpangan tersebut saat ini terendam banjir setinggi sekitar 30 cm. Saat ini, banyak orang yang lalu lalang mengalami gejala kesemutan pada anggota badan, bahkan ada yang pingsan, diduga terkena arus listrik yang bocor di bawah air.


Begitu kejadian itu diketahui, satuan kerja Tim Lalu Lintas Polres Hanoi No. 6 segera menghubungi unit kelistrikan untuk berkoordinasi memeriksa, mengidentifikasi sumber kebocoran listrik dan segera memperbaikinya, guna menjamin keselamatan masyarakat dan kendaraan yang melintas.
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Tim Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara Nomor 6 telah mengerahkan sejumlah kendaraan khusus guna membantu mengangkut warga dan kendaraan melalui lokasi terdampak banjir serta mengarahkan mereka agar melalui jalur aman.
Berbicara kepada wartawan, Letnan Kolonel Pham Van Chien, Kapten Tim Polisi Lalu Lintas No. 6, mengatakan: "Menghadapi perkembangan yang rumit akibat dampak sirkulasi badai, unit tersebut telah secara proaktif mengerahkan rencana tanggap darurat, memobilisasi petugas dan prajurit untuk bertugas di titik-titik rawan banjir guna mengatur lalu lintas, dan siap membantu masyarakat jika terjadi insiden tak terduga."
Departemen Kepolisian Lalu Lintas Hanoi juga menghimbau agar masyarakat tidak melewati daerah yang terendam banjir, hindari menghentikan atau memarkir kendaraan di dekat tiang listrik, gardu induk atau kabel listrik yang terbuka untuk memastikan keselamatan selama badai.
Source: https://baotintuc.vn/xa-hoi/phat-hien-diem-ro-dien-khien-nhieu-nguoi-bi-giat-trong-mua-ngap-20251007115558435.htm






Komentar (0)