Pada tanggal 7 Agustus, Tim Manajemen Pasar No. 4 - Departemen Manajemen Pasar Provinsi Gia Lai mengatakan bahwa unit tersebut baru saja berkoordinasi dengan Kepolisian Distrik An Nhon, Peternakan Daerah dan Stasiun Veteriner III serta satuan tugas fungsional lainnya untuk melakukan inspeksi mendadak terhadap truk yang mengangkut sejumlah besar babi yang diduga terinfeksi penyakit berbahaya.
Oleh karena itu, di permukiman Thuan Duc, distrik An Nhon, pihak berwenang menggeledah sebuah truk dengan plat nomor 50H-208.56 dan menemukan 220 ekor babi (setara dengan sekitar 4,2 ton).
Beberapa individu menunjukkan tanda-tanda penyakit menular seperti pendarahan pada kulit perut dan telinga, serta demam tinggi di atas 41 derajat Celsius. Hasil tes cepat menunjukkan bahwa sampel darah positif terinfeksi virus demam babi Afrika.
Pada saat pemeriksaan, pengemudi dan pemilik kiriman, Ibu Nguyen Thi Hanh, tidak dapat menunjukkan dokumen yang membuktikan asal usul babi yang sah.
Selain itu, Ibu Hanh juga tidak memiliki sertifikat pendaftaran usaha apabila pendaftaran diwajibkan sesuai peraturan.
Tim Pengelola Pasar No. 4 telah menahan sementara seluruh babi tersebut di atas dan melakukan tindakan pemusnahan sesuai ketentuan hukum guna mencegah risiko penyebaran penyakit.
Pada saat yang sama, catat penanganan pelanggaran administratif terkait perdagangan hewan yang tidak memenuhi syarat. Pihak berwenang terus mengklarifikasi kasus ini untuk menanganinya secara tegas sesuai hukum.
Source: https://www.vietnamplus.vn/phat-hien-van-chuyen-220-con-lon-nghi-mac-dich-ta-lon-chau-phi-tai-gia-lai-post1054297.vnp
Komentar (0)