Untuk mencegah infeksi jamur kulit selama musim panas, orang-orang harus menjaga kebersihan pribadi dengan baik, memakai masker, dan memilih pakaian yang memungkinkan sirkulasi udara.
Infeksi jamur umumnya terjadi di area kulit yang sering terpapar kelembapan dan kurangnya ventilasi, seperti kaki, selangkangan, dan lipatan kulit. Banyak penelitian menunjukkan bahwa bakteri jamur juga berkembang biak di lingkungan bersuhu tinggi, yang menyebabkan peningkatan kejadian penyakit selama bulan-bulan musim panas.
Tergantung pada jenis jamur dan lokasi infeksi pada kulit, gejala yang muncul bisa berbeda-beda, seperti: ruam dengan bercak merah, bengkak, kasar, atau benjolan di bawah kulit. Pada kasus infeksi jamur pada kuku, kulit bisa berubah menjadi kuning, cokelat, atau putih, dan kuku bisa menebal dan retak. Jika infeksinya terjadi di mulut atau tenggorokan, dapat menyebabkan lapisan atau bercak putih. Berikut beberapa cara untuk mencegah infeksi jamur kulit yang umum.
kurap
Kurap, juga dikenal sebagai tinea, disebabkan oleh jamur yang termasuk dalam kelompok dermatofit. Setelah masuk ke dalam tubuh, jamur ini menyebabkan gejala seperti gatal dan pengelupasan kulit. Dalam beberapa jam pertama, kondisi ini muncul sebagai bercak bulat atau oval yang sedikit menonjol berwarna merah atau cokelat, dikelilingi oleh lepuhan kecil.
Kurap adalah penyakit umum dan mudah menular, tetapi biasanya tidak serius. Namun, menggaruk dapat menyebabkan pembengkakan, keluarnya cairan, dan menciptakan kondisi untuk infeksi. Selain itu, penyakit ini dapat menyebar lebih mudah di musim panas karena cuaca panas dan peningkatan keringat.
Untuk mencegah hal ini, setiap orang perlu mengembangkan kebiasaan kebersihan pribadi yang baik; pada saat yang sama, hindari kontak dengan air kotor karena merupakan tempat berkembang biak bagi berbagai jenis bakteri, jamur, dan parasit penyebab penyakit. Selain itu, hindari kontak kulit langsung, berbagi pakaian, menggunakan handuk yang sama dengan orang sakit, dan batasi kontak dengan hewan peliharaan yang memiliki infeksi jamur kulit.
Jika pasien mencurigai dirinya terkena kurap, mereka harus membatasi penggunaan obat antijamur yang dijual bebas (seperti krim topikal). Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), produk antijamur yang dijual bebas tidak efektif untuk kurap di kulit kepala (dermatitis kulit kepala) dan menyulitkan dokter untuk memeriksa kulit.
Kurap
Tinea versicolor disebabkan oleh jamur Malassezia. Saat terinfeksi, pasien akan mengalami bercak-bercak kecil hipopigmentasi berukuran beberapa sentimeter, yang berwarna putih atau lebih gelap dari kulit normal dan memiliki permukaan yang halus dan bersisik. Tinea versicolor umumnya muncul di area kulit yang tertutup dan mudah berkeringat.
Tinea versicolor bermanifestasi sebagai area pigmentasi yang lebih terang atau lebih gelap daripada kulit normal di sekitarnya. Foto: Freepik
Tinea versicolor lebih mungkin muncul di musim panas atau di daerah dengan iklim lembap. Selain itu, penyakit ini umum terjadi pada orang yang sering berolahraga atau banyak berkeringat dan dapat kambuh setelah pengobatan.
Untuk mencegah infeksi, setiap orang harus mengenakan pakaian yang memungkinkan sirkulasi udara, mandi, dan mengganti pakaian setiap hari. Barang-barang seperti pakaian dan handuk harus dikeringkan di bawah sinar matahari. Menurut para ahli kesehatan , jamur Malassezia juga menyebar melalui kontak kulit langsung, jadi hindari berbagi barang pribadi dengan orang lain untuk mencegah risiko infeksi.
Infeksi jamur
Infeksi jamur adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh jamur Candida. Jamur ini umumnya muncul di kulit tangan dan kaki, mulut, lidah, saluran pencernaan, dan alat kelamin. Bakteri Candida biasanya terdapat di kulit, hidup seimbang dengan mikroorganisme lain di dalam tubuh tanpa menimbulkan bahaya. Namun, penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol, mengenakan pakaian yang tidak menyerap keringat, menggunakan pakaian dalam yang lembap, dan keringat berlebihan dapat menyebabkan infeksi Candida.
Untuk mencegah infeksi jamur Candida, setiap orang harus menjaga kulit tetap bersih dan kering, serta menghindari pakaian ketat. Selain itu, kebersihan mulut yang baik sangat penting, termasuk menyikat gigi dua kali sehari dan berkumur dengan air garam hangat.
Beberapa infeksi jamur akan sembuh dengan sendirinya. Untuk pengobatan, pasien dapat menggunakan obat antijamur resep dan non-resep (OTC). Obat-obatan ini dapat membunuh jamur secara langsung atau mencegahnya tumbuh.
Wanita juga harus memperhatikan kebersihan dan kekeringan area vagina, serta menggunakan produk kebersihan kewanitaan yang sesuai. Perlu diingat bahwa wanita hanya perlu membersihkan area genital bagian luar, menghindari pembilasan vagina yang terlalu dalam karena dapat meningkatkan risiko infeksi jamur atau memperburuk kondisi yang sudah ada.
Lingkungan yang panas dan lembap menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan jamur dan bakteri, yang menyebabkan kulit gatal dan ruam. (Gambar: Freepik)
Selain langkah-langkah di atas, orang-orang harus menghindari berjalan tanpa alas kaki di toilet umum, kamar mandi, atau ruang ganti, menjaga kuku tetap pendek dan bersih, serta menghindari berbagi peralatan olahraga , handuk, atau barang pribadi lainnya dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, mengenakan pakaian dalam katun yang bersih dan kering juga membantu tubuh bernapas. Saat berada di luar ruangan, setiap orang harus mengenakan masker N95 untuk menghindari menghirup jamur berbahaya.
Que Anh ( Menurut Healthline )
Tautan sumber






Komentar (0)