Awal tahun ini, sebuah laporan televisi yang ditulis menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) disiarkan di saluran HTV9 di Ho Chi Minh City Television.
Dalam laporan TV ini, tim produksi menggunakan AI untuk membantu penulisan naskah. Hasil yang dihasilkan AI menghasilkan kerangka kerja program, dengan konten yang telah ditulis sebelumnya untuk setiap bagian naskah. AI juga berperan dalam menyarankan para ahli untuk diwawancarai dalam laporan tersebut. Setelah disiarkan, laporan ini dianggap sebagai laporan pertama yang ditulis AI di Vietnam.
Menurut jurnalis Ngo Tran Thinh, Kepala Departemen Konten Berita Digital Ho Chi Minh City Television (HTV), setelah laporan pertama yang ditulis dengan AI, unit ini masih menggunakan kecerdasan buatan dalam proses produksi dan penyuntingan produk harian.
" Kami membiarkan AI bertemu dengan kami. Saat meluncurkan program baru, alih-alih duduk dan memikirkan setiap nama, kami bertanya kepada ChatGPT dan mendapatkan 100 nama yang disarankan untuk referensi, sehingga mempersingkat waktu dan memiliki lebih banyak pilihan, " kata Bapak Thinh.
Di HTV Digital News Center, tak hanya anak muda, tetapi juga reporter dan jurnalis yang lebih tua masih menggunakan ChatGPT untuk merujuk dan membingkai berita. Alasan semua orang menggunakan AI dalam pekerjaan mereka adalah karena telah terjadi perubahan persepsi yang mendasar.
"Dalam proses pengerjaan, dari perspektif skeptis "Apakah artikel ini menggunakan AI?", kami kini beralih ke pertanyaan lain, "Apakah artikel ini menggunakan AI?". Pada dasarnya, perspektif ini berdampak positif. Hasilnya, reporter menghabiskan 20-25% lebih sedikit waktu untuk memproduksi artikel berita, dan kantor redaksi juga akan memiliki lebih banyak produk dalam 1 hari kerja ," ungkap Kepala Departemen Konten Berita Digital HTV.
Untuk menggunakan AI secara efektif, Anda perlu tahu cara mengajukan pertanyaan yang tepat dan menggunakannya dengan benar. Kebanyakan lulusan baru tidak memiliki pengalaman ini. Oleh karena itu, HTV Digital News Center telah menyelenggarakan sesi pelatihan tentang penggunaan AI untuk mendukung karyawan baru.
Dengan bantuan AI, jurnalis dan reporter dapat menangani beban kerja yang lebih besar dari sebelumnya. Tak hanya itu, banyak jurnalis senior di HTV juga dapat membuat klip TikTok yang ditonton jutaan kali, terutama oleh anak muda. Rahasia mereka adalah meminta ChatGPT untuk mendekati masalah ini dari perspektif generasi GenZ.
Menurut Bapak Ngo Tran Thinh, di ruang redaksi digital saat ini, jurnalis dan reporter juga harus menjadi jurnalis generasi baru. Menguasai keterampilan menggunakan AI merupakan solusi untuk masalah bagaimana menciptakan generasi sumber daya manusia baru untuk masa depan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)