Pada 11 Agustus, Rumah Sakit Obstetri dan Pediatri Provinsi Quang Ngai mengumumkan bahwa Departemen Gastroenterologi Pediatrik rumah sakit tersebut telah berhasil mengeluarkan benda asing, potongan tulang bebek tajam sepanjang 2 cm, yang tersangkut jauh di dalam esofagus seorang pasien berusia 12 tahun. Kondisi pasien saat ini stabil dan ia terus dipantau di departemen tersebut.
Tulang bebek dikeluarkan dari kerongkongan anak laki-laki berusia 12 tahun
FOTO: KIM NY
Sebelumnya, pada malam 9 Agustus, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun di distrik Tra Cau, provinsi Quang Ngai, tersangkut tulang bebek di tenggorokannya saat makan nasi, yang menyebabkan sakit tenggorokan, kesulitan menelan, dan tidak dapat makan atau minum.
Pada siang hari tanggal 10 Agustus, keluarga membawa anak laki-laki tersebut ke Rumah Sakit Obstetri dan Pediatri Provinsi Quang Ngai dalam kondisi sakit tenggorokan parah dan kesulitan berbicara. Melalui pemeriksaan dan rontgen, dokter memastikan bahwa benda asing tersebut tersangkut di segmen C6-C7 leher. Pasien segera menjalani endoskopi untuk mengeluarkan benda asing tersebut.
Menurut para dokter, prosedurnya sulit karena fragmen tulang memiliki banyak tepi tajam, yang dapat dengan mudah merusak dinding esofagus dan menyebabkan pendarahan. Berkat penanganan tim yang terampil dan berpengalaman, benda asing tersebut berhasil dikeluarkan dengan aman.
Para ahli menyarankan agar orang tua mengawasi anak-anak mereka saat makan, dan membatasi asupan makanan bertulang keras seperti ikan, ayam, dan bebek; tulang harus dibuang dan hanya dagingnya yang boleh diberikan. Anak-anak harus diinstruksikan untuk makan perlahan dan mengunyah dengan saksama untuk menghindari tersedak benda asing. Jika terjadi kecelakaan, anak harus dibawa ke fasilitas medis khusus untuk mendapatkan perawatan tepat waktu guna menghindari bahaya bagi nyawa.
Sumber: https://thanhnien.vn/quang-ngai-noi-soi-gap-xuong-vit-sac-nhon-o-thuc-quan-cuu-be-trai-12-tuoi-185250811181342151.htm
Komentar (0)