Que Anh putar kipas, banyak ratu kecantikan 'bertransformasi, telanjang' di Miss Grand International
VietNamNet•20/10/2024
Selama pertunjukan kostum nasional di Miss Grand International 2024, para kontestan tampil memukau dengan serangkaian desain berukuran besar dan kreatif.
Pada malam tanggal 20 Oktober, kompetisi kostum nasional Miss Grand International 2024 berlangsung di Bangkok, Thailand. 69 kontestan membawa kostum tradisional yang unik, yang mengekspresikan intisari budaya dan keindahan nasional.
Perwakilan Vietnam, Vo Le Que Anh, menampilkan desain Tatahan Mutiara karya desainer Nguyen Ngoc Tu. Busana tersebut memukau dengan pola mutiaranya yang elegan, menunjukkan seni kerajinan tangan tradisional Vietnam. Meskipun desainnya rumit dengan 4 layar besar di punggungnya, Que Anh tetap melangkah dengan percaya diri dan menampilkan gerakan memutar kipas yang anggun, menciptakan efek visual yang indah.
Perwakilan Vietnam dalam desain "Mother of Pearl".
Vo Le Que Anh memutar kipas di atas panggung:
Suasana meriah dan sorak sorai penonton yang antusias memberi semangat bagi para kontestan. Beberapa kontestan cantik sempat kesulitan menampilkan desain berukuran besar, tetapi segera menguasai diri, menangani situasi dengan terampil, dan dengan percaya diri menyelesaikan kompetisi.
Perwakilan Laos - Pimai Vongsomphou dengan pakaian yang merepresentasikan citra "negeri sejuta gajah". Desain uniknya menampilkan model 3 gajah besar, dipadukan dengan citra kuil kuno Wat Phou.
María José Vera dari Ekuador memukau penggemar dengan membawa banyak properti ke atas panggung dan terus mengubah penampilannya dengan cara yang mengesankan. Ia melangkah anggun meskipun mengenakan kostum yang agak rumit.
Miss England - Amy Viranya Berry berubah menjadi karakter White Queen dari cerita klasik "Alice in Wonderland".Miss Spanyol - Susana Medina mengenakan busana bertajuk "Dewi Lynx" yang terinspirasi oleh lynx Iberia. Desainnya tak hanya mengekspresikan keindahan yang dahsyat, tetapi juga menyerukan perlindungan bagi hewan yang terancam punah ini.Perwakilan Paraguay - Sharon Capó Nara tampil dengan tampilan yang terinspirasi oleh 7 monster Guarani yang legendaris.Miss Guatemala – Cristina Gonzalo membawakan desain yang mengagungkan keindahan alam yang agung. Ia bertransformasi menjadi macan tutul dan menampilkan gerakan tarian yang anggun.Miss India - Rachel Gupta memukau dengan "transformasinya" di atas panggung. Ia mengenakan rancangan yang terinspirasi oleh Dewi Gangga, memamerkan kecantikannya yang mewah dan mulia.Perwakilan Jepang - Luma Naomi Shigemitsu berubah menjadi rubah berekor sembilan dalam kimono tradisional, dipadukan dengan payung kertas khas budaya negaranya.Miss Kanada - Alivia Croal menyampaikan pesan yang kuat tentang perlindungan lingkungan. Gambar daun maple dan api diintegrasikan secara halus ke dalam kostum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran tentang perlindungan hutan dan pencegahan kebakaran hutan.Perwakilan Indonesia, Nova Liana, dengan desain yang terinspirasi oleh arsitektur dan kuliner Padang, tampil menonjol dengan ukurannya yang besar dan detail yang tinggi. Penampilannya semakin mengesankan dengan "transformasi" yang unik, menciptakan meja yang memajang hidangan-hidangan istimewa dan indah.
Miss Thailand - Malin Sae-lim tampil sebagai karakter mitos Rahu yang memegang bulan, simbol yang terkait dengan gerhana bulan dalam mitologi dan budaya Asia Tenggara.
Perwakilan Albania - Elsa Alijaj menunjukkan kecantikannya yang lembut dan menciptakan kembali tarian tradisional negara tersebut.
Perwakilan dari Nikaragua, Kolombia, Venezuela, Bolivia, El Salvador menyampaikan budaya Amerika Latin dengan detail yang familiar seperti bulu, taring...
Setelah peragaan kostum nasional, para kontestan Miss Grand International 2024 akan mempersiapkan diri untuk dua kompetisi penting: semifinal (22 Oktober) dan final (25 Oktober). Miss Grand International 2023, Lucia Fuster dari Peru, akan secara resmi menyerahkan mahkota kepada penerusnya.
Banyak perwakilan yang "menelanjangi dan bertransformasi" di atas panggung:
Siapakah ratu kecantikan berusia 17 tahun yang secantik "boneka hidup" di Miss Grand International? Perwakilan Myanmar, Thae Su Nyein, memukau dengan wajah cantik bak boneka dan tubuhnya yang menawan di kontes Miss Grand International 2024.
Komentar (0)