Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 44/2025/ND-CP tanggal 28 Februari 2025 yang mengatur tentang Pengelolaan Ketenagakerjaan, Upah, Remunerasi, dan Bonus pada Badan Usaha Milik Negara.
Gaji dan bonus harus dikaitkan dengan tugas, produktivitas dan produksi tenaga kerja, serta efisiensi bisnis.
Peraturan Pemerintah ini secara tegas menetapkan prinsip-prinsip pengelolaan ketenagakerjaan, gaji, remunerasi, dan bonus. Dengan demikian, ketenagakerjaan, gaji, remunerasi, dan bonus di perusahaan ditetapkan berdasarkan tugas, produktivitas dan produksi tenaga kerja, serta efisiensi usaha, sesuai dengan jenis industri dan jenis kegiatan perusahaan, dengan tujuan memastikan tingkat upah yang sesuai di pasar; menerapkan mekanisme pengupahan yang tepat bagi perusahaan untuk menarik dan mendorong sumber daya manusia berteknologi tinggi di bidang-bidang berteknologi tinggi yang menjadi prioritas pengembangan negara.
Negara mengatur ketenagakerjaan, upah, dan bonus bagi badan usaha yang modal dasarnya dimiliki oleh Negara 100% dengan melimpahkan tugas dan tanggung jawab kepada badan perwakilan pemilik dan wakil langsung pemilik pada badan usaha tersebut; bagi badan usaha yang modal dasarnya dimiliki oleh Negara lebih dari 50% atau seluruh saham dengan hak suara, badan perwakilan pemilik melimpahkan tugas dan tanggung jawab kepada wakil modal Negara untuk turut serta, memberikan suara, dan mengambil keputusan dalam rapat Direksi, Rapat Direksi, atau Rapat Umum Pemegang Saham.
Pisahkan gaji dan remunerasi anggota Dewan dan Pengawas dari gaji Dewan Eksekutif.
Tata Cara Penetapan Dana Gaji Pegawai dan Pengurus
Peraturan Menteri ini mengatur bahwa besarnya gaji pegawai dan pengurus ditetapkan dengan tata cara sebagai berikut:
1- Menentukan dana gaji melalui tingkat gaji rata-rata;
2- Menentukan dana gaji melalui harga satuan gaji stabil. Metode ini hanya berlaku untuk perusahaan yang telah beroperasi setidaknya selama perkiraan waktu penerapan harga satuan gaji stabil.
Keputusan Presiden ini secara gamblang menyebutkan bahwa, tergantung kepada jenis tugas, sifat industri, serta kondisi produksi dan kegiatan usaha, perusahaan dapat memilih salah satu dari dua cara penetapan besaran gaji yang disebutkan di atas.
Perusahaan dengan banyak bidang produksi dan kegiatan bisnis yang berbeda dan dapat memisahkan indikator tenaga kerja dan keuangan untuk menghitung produktivitas tenaga kerja dan produksi serta efisiensi bisnis yang sesuai dengan setiap bidang kegiatan dapat memilih metode yang tepat dari dua metode di atas untuk menentukan dana gaji yang sesuai dengan setiap bidang kegiatan.
Bagi perusahaan yang memilih cara penetapan dana gaji melalui harga satuan gaji tetap, wajib memelihara cara penetapan dana gaji tersebut selama masa berlaku harga satuan gaji tetap yang dipilih (kecuali apabila terjadi pengaruh faktor objektif atau perusahaan mengubah strategi usaha, fungsi, tugas, atau struktur organisasinya sehingga sangat mempengaruhi kegiatan produksi dan usaha perusahaan) dan wajib melaporkan kepada instansi perwakilan pemilik disertai dengan harga satuan gaji tetap sebelum diberlakukan.
Gaji Direktur tidak melebihi 10 kali gaji rata-rata karyawan.
Terkait dengan pembagian gaji, dalam Peraturan Menteri ini diatur bahwa gaji pegawai dan Direksi ditetapkan berdasarkan ketentuan gaji yang ditetapkan oleh perusahaan, meliputi:
Gaji karyawan dibayarkan sesuai dengan posisi atau jabatan mereka, dikaitkan dengan produktivitas mereka dan kontribusi setiap individu terhadap produksi dan hasil bisnis perusahaan.
Gaji Dewan Eksekutif diberikan sesuai dengan jabatan, jabatan, serta hasil produksi dan usaha, di mana gaji Direktur Jenderal dan Direktur (kecuali dalam hal Direktur Jenderal dan Direktur diangkat berdasarkan perjanjian kerja) tidak boleh melebihi 10 kali gaji rata-rata karyawan.
Dalam menyusun regulasi mengenai pembayaran gaji, perusahaan wajib berkonsultasi dengan instansi yang mewakili karyawan di tempat kerja, melakukan dialog di tempat kerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan, melaporkan kepada instansi perwakilan pemilik perusahaan untuk dilakukan pemeriksaan, pengawasan dan pengungkapan kepada masyarakat di perusahaan sebelum dilaksanakan.
Gaji pokok anggota Dewan dan Pengawas penuh waktu
Berdasarkan Peraturan Menteri ini, besarnya gaji pokok Anggota Dewan dan Pengawas tetap ditetapkan sebagai berikut:
Mata kuliah dan ketentuan untuk menempuh jenjang 1, 2, 3, dan 4 golongan I dan II mengacu pada ketentuan dalam Lampiran yang diterbitkan dengan Keputusan Menteri Nomor 44/2025/ND-CP.
Setiap tahun perusahaan, berdasarkan rencana produksi dan target bisnis, menentukan gaji pokok untuk menentukan tingkat gaji yang direncanakan bagi setiap Anggota Dewan dan Pengawas.
[iklan_2]
Sumber: https://phunuvietnam.vn/quy-dinh-ve-quan-ly-lao-dong-tien-luong-thu-lao-tien-thuong-trong-doanh-nghiep-nha-nuoc-20250301183447559.htm
Komentar (0)