
Berdasarkan Keputusan 165, peninjauan dan penegakan disiplin terhadap organisasi partai dan anggota partai di bawah wewenang Komite Sentral Partai, Politbiro , dan Sekretariat dilakukan dalam tiga tahap. Secara spesifik:
Langkah Persiapan
Komisi Inspeksi Pusat menyerahkan kepada Politbiro dan Sekretariat (melalui Kantor Partai Pusat) berkas kasus termasuk pengajuan, laporan yang mengusulkan tindakan disiplin terhadap organisasi partai dan anggota partai yang melanggar, dan dokumen terkait.
Kantor Partai Pusat menyalin dan mengirimkan berkas perkara yang diserahkan Komisi Inspeksi Pusat kepada anggota Politbiro dan anggota Sekretariat, dan berkas perkara yang diserahkan Politbiro kepada anggota Komite Eksekutif Partai Pusat sesuai dengan peraturan kerja.
Sekretariat Tetap menugaskan anggota Politbiro dan anggota Sekretariat untuk mendengarkan perwakilan organisasi partai dan anggota partai yang melanggar peraturan sebelum mengadakan konferensi untuk mempertimbangkan disiplin.
Jika anggota partai yang melanggar adalah anggota Politbiro atau Sekretariat, Sekretaris Jenderal atau Sekretaris Tetap Sekretariat akan mendengarkan pendapat anggota partai yang melanggar.
Tindakan disiplin
Pada tahap ini, dua konferensi akan diselenggarakan. Konferensi pertama adalah konferensi Politbiro dan Sekretariat untuk membahas dan memutuskan tindakan disipliner, dengan peserta meliputi Politbiro atau Sekretariat; perwakilan dari Komisi Inspeksi Pusat, Komisi Organisasi Pusat, dan Kantor Pusat Partai.
Bila perlu, undanglah wakil-wakil organisasi partai, anggota partai yang melakukan pelanggaran, dan wakil-wakil organisasi partai yang mengelola anggota partai tersebut.
Pada konferensi ini, perwakilan Komisi Inspeksi Pusat menyampaikan laporan yang mengusulkan tindakan disiplin.
Selanjutnya wakil dari ormas partai yang melanggar dan anggota partai yang melanggar menyampaikan pendapatnya, dan ormas partai yang bersama anggota partai yang melanggar angkat bicara.
Dalam hal berhalangan hadir, perwakilan pimpinan Kantor Pusat Partai akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan organisasi partai, anggota partai yang melakukan pelanggaran tata tertib, serta pendapat organisasi dan perseorangan terkait (jika ada).
Anggota Politbiro atau anggota Sekretariat yang ditunjuk menemui wakil organiasi partai dan anggota partai yang melakukan pelanggaran tata tertib sebelum rapat peninjauan disiplin, wajib melaporkan hasil rapat dan pembahasannya.
Kemudian, konferensi membahas dan memberikan suara untuk memutuskan bentuk disiplin atau memberikan suara untuk mengusulkan agar Komite Sentral Partai mempertimbangkan dan menegakkan disiplin sesuai dengan peraturan.
Apabila Politbiro dan Sekretariat mengusulkan agar Komite Sentral Partai mempertimbangkan dan menegakkan disiplin, Komite Inspeksi Sentral akan memimpin dan berkoordinasi dengan Kantor Pusat Partai untuk menyiapkan berkas kasus bagi Politbiro guna diserahkan kepada Komite Sentral Partai.
Apabila Politbiro dan Sekretariat memutuskan untuk tidak mengambil tindakan disiplin, Kantor Partai Pusat harus memberitahukan secara tertulis kepada Komisi Inspeksi Pusat dan organisasi Partai serta anggota Partai yang relevan.
Kedua, Konferensi Komite Eksekutif Partai Pusat mempertimbangkan dan memutuskan tindakan disiplin bagi anggota Komite Eksekutif Partai Pusat; perwakilan Komisi Inspeksi Pusat, Kantor Partai Pusat, Komite Organisasi Pusat, dan komite Partai terkait.
Pada konferensi tersebut, perwakilan Politbiro membaca laporan dan mengusulkan tindakan disiplin.
Berikutnya wakil dari ormas partai dan kader partai yang melakukan pelanggaran menyampaikan pendapatnya (apabila kader partai yang melakukan pelanggaran adalah anggota Dewan Pimpinan Pusat Partai, maka ormas partai yang melakukan pelanggaran diketuai oleh kader partai yang hadir dalam rapat).
Konferensi kemudian membahas dan memberikan suara atas tindakan disipliner tersebut melalui pemungutan suara rahasia. Jika Komite Sentral Partai memutuskan untuk tidak menjatuhkan tindakan disipliner, Komite Sentral akan memberi wewenang kepada Politbiro dan Sekretariat untuk memberi tahu organisasi partai dan anggota partai terkait secara tertulis.
Langkah terakhir
Pada tahap ini, Komisi Inspeksi Pusat memimpin dan berkoordinasi dengan Kantor Partai Pusat untuk memberikan saran kepada Komite Eksekutif Partai Pusat, Politbiro, dan Sekretariat dalam mengeluarkan keputusan untuk menjatuhkan sanksi disiplin atau mengumumkan tidak ada sanksi disiplin.
Politbiro atau Sekretariat wajib melaksanakan keputusan disiplin dan memberitahukan tindakan nondisiplin kepada organisasi partai, anggota partai yang melanggar, serta organisasi dan individu terkait.
Komisi Inspeksi Pusat melengkapi berkas untuk ditinjau, diberi tindakan disiplin, dan menyerahkannya ke Kantor Partai Pusat untuk diarsipkan sesuai peraturan.
Komite Sentral Partai, Politbiro, dan Sekretariat menugaskan Komisi Inspeksi Pusat untuk memantau, mendesak, memeriksa, dan mengawasi organisasi Partai dan anggota Partai yang relevan untuk mematuhi keputusan disiplin.
Sumber
Komentar (0)