Beberapa materi dalam buku teks tidak lagi sesuai dengan kenyataan dan perlu direvisi. (Ilustrasi: Thanh Hung) |
Setelah penataan batas administratif provinsi dan penerapan pemerintahan dua tingkat sejak 1 Juli, banyak buku teks yang tidak lagi sesuai dengan kenyataan dan perlu direvisi. Di antaranya, buku teks dengan konten terkait yang perlu direvisi ketika Vietnam memiliki 34 provinsi dan kota sebagian besar adalah buku Sejarah dan Geografi.
Profesor Madya, Dr. Nguyen Van Tung, Wakil Pemimpin Redaksi Vietnam Education Publishing House (VNEP), mengatakan bahwa VNEP telah mengarahkan unit-unit anggota untuk mengorganisasikan naskah dan dewan redaksi untuk meninjau dan menyusun konten tentang persyaratan, pengetahuan, data, nama tempat, peta, bagan, informasi sosial-ekonomi, terkait dengan perubahan batas administratif dan pemerintahan 2 tingkat, dan melaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk panduan tentang koreksi.
"Setelah Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menerbitkan revisi dan pembaruan konten kurikulum sejumlah mata pelajaran sebagaimana diumumkan Kementerian pada 14 Juni, Penerbit Pendidikan Vietnam akan merevisi buku teks tersebut dan menyerahkannya kepada Kementerian untuk ditinjau sesuai prosedur yang berlaku," ujar Bapak Tung.
Menurut Bapak Tung, prinsipnya adalah memperbarui isi persyaratan yang ingin dicapai, pengetahuan, data, nama tempat, peta, bagan, informasi sosial ekonomi ... sehingga meminimalkan kebutuhan untuk mengoreksi isi buku teks.
Sambil menunggu revisi dan pemutakhiran buku teks sesuai batasan administratif dan kewenangan 2 tingkat, di bawah arahan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, guru dan siswa akan tetap menggunakan buku teks yang berlaku saat ini.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan memberikan instruksi khusus terkait hal ini, dengan semangat agar sekolah dan guru proaktif dalam menyesuaikan materi bahasa, isi pelajaran, dan topik pengajaran berdasarkan realitas lokal dan pemerintahan dua tingkat. Dari perspektif Penerbit Pendidikan Vietnam, kami akan secara aktif mendukung sekolah dan guru dalam menggunakan buku teks terkini sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan," ujar Bapak Tung.
Seorang perwakilan dari Vietnam Education Publishing House menambahkan bahwa buku teks untuk tahun ajaran 2025-2026 sedang dicetak dan disimpan untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah. Diharapkan pada bulan Juli, kebutuhan buku teks siswa dan guru di tahun ajaran baru pada dasarnya akan terpenuhi.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menyatakan bahwa pada tahun 2025, peninjauan kurikulum dan buku teks akan dilakukan dalam konteks penataan unit administrasi tingkat provinsi di seluruh negeri. Berdasarkan peninjauan tersebut, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan telah mengidentifikasi sejumlah mata pelajaran yang terdampak langsung oleh perubahan batas administrasi, antara lain: Sejarah dan Geografi untuk kelas 4, 5, dan 9; Geografi untuk kelas 12; Sejarah dan Pendidikan Ekonomi dan Hukum untuk kelas 10. Mata pelajaran tersebut akan mengambil langkah-langkah sesuai peraturan untuk menyunting kurikulum mata pelajaran sebagai dasar penyuntingan buku teks, seperti pemutakhiran persyaratan yang harus dipenuhi, konten pengetahuan, nama tempat, data, peta, bagan, dan informasi sosial ekonomi, dll.
Menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, revisi program mata pelajaran dilakukan dengan prinsip meminimalkan perubahan buku pelajaran dan memperkuat pedoman agar guru dan sekolah dapat proaktif melaksanakan program sesuai kewenangannya sesuai dengan kenyataan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengatakan bahwa buku teks menentukan isi Program dan diidentifikasi sebagai materi pembelajaran dan dokumen penting bagi sekolah untuk memilih dalam menyelenggarakan pengajaran.
Guru dan sekolah diberi hak untuk secara proaktif menyusun topik pembelajaran, memperbarui dan melengkapi konten agar sesuai dengan target siswa, kondisi belajar mengajar, dan kondisi praktis. Oleh karena itu, pada tahun ajaran 2025-2026, guru dan sekolah akan tetap menggunakan kurikulum dan buku teks yang berlaku, sekaligus bertanggung jawab untuk secara proaktif memilih dan menyesuaikan materi ajar, pelajaran, dan topik agar sesuai dengan realitas lokal dan model pemerintahan dua tingkat.
Kemendikbud akan segera menerbitkan surat edaran yang berisi arahan dan bimbingan kepada daerah dan sekolah agar pelaksanaanya dilakukan secara berkesinambungan, tanpa hambatan dan sesuai dengan kenyataan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan sedang segera menyelesaikan peninjauan dan evaluasi pelaksanaan Program Pendidikan Umum tahun 2018 untuk memperbarui dan menyesuaikan sejumlah mata pelajaran guna memastikan bahwa Program tersebut dilaksanakan sesuai dengan kenyataan, lebih memenuhi persyaratan inovasi dan pembangunan sosial ekonomi negara pada setiap periode; termasuk mata pelajaran yang terkena dampak penyesuaian batas administratif.
Daerah secara proaktif mengembangkan konten pendidikan lokal yang sesuai untuk unit administratif baru, berdasarkan program kerangka kerja Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Sumber: https://baoquocte.vn/ra-soat-de-sua-sach-giao-khoa-sau-sap-nhap-tinh-thanh-tu-17-319660.html
Komentar (0)