Ruang yang menghubungkan rasa dan pengalaman
Vietfood & ProPack 2025 adalah salah satu ajang pameran F&B terbesar tahun ini, yang menarik partisipasi lebih dari 1.000 perusahaan domestik dan internasional. Selain kegiatan pameran, pameran ini juga merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk terhubung, mendengarkan, dan berinteraksi langsung dengan konsumen.
Pada acara tersebut, SABECO memboyong produk-produk khasnya seperti Bir Spesial Saigon, Bir Lager Saigon, Bir 333... Tidak hanya beragam segmennya, banyak dari produk ini yang telah meraih penghargaan bergengsi di tingkat domestik dan internasional, sehingga menegaskan kualitas dan teknologi produksi perusahaan Vietnam yang mampu bersaing secara regional dan internasional.
Pengunjung mancanegara tertarik dan merasakan produk di pameran tersebut. |
Stan ini menggabungkan pengenalan produk dan pengalaman langsung di tempat, membantu pengunjung menemukan cita rasa khas yang telah mengharumkan nama SABECO. Menariknya, sejumlah distributor asing dari Rusia dan Tiongkok juga menyatakan minat dan meminta untuk mengimpor Bir Saigon untuk didistribusikan di pasar lokal mereka setelah merasakan langsung produk tersebut di acara tersebut.
Selain itu, lokakarya meracik minuman yang dipandu oleh para ahli juga menarik perhatian banyak peserta. Di sini, para peserta belajar tentang setiap jenis bir, menemukan kombinasi minuman baru, dan mendapatkan perspektif menarik tentang bagaimana bir dapat dipadukan dengan hidangan Vietnam untuk meningkatkan pengalaman menikmati minuman ini.
Bartender memperkenalkan cara menggabungkan bir dengan bahan-bahan dalam lokakarya |
“Kami melihat Vietfood & ProPack 2025 sebagai peluang untuk terhubung dengan pelaku bisnis di industri ini, sekaligus sebagai wadah untuk berbagi perspektif dan menyebarkan nilai-nilai bersama dalam upaya meningkatkan kualitas produk,” ujar seorang perwakilan SABECO.
Dari kemasan berkelanjutan hingga strategi operasi sirkular
Bersamaan dengan kegiatan promosi produk, SABECO juga membawa perspektif tentang pembangunan berkelanjutan ke pameran tersebut, khususnya kisah penerapan Tanggung Jawab Produsen yang Diperluas (EPR) sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjangnya.
"Kami percaya bahwa perjalanan transformasi dapat dimulai dengan sesuatu yang sederhana seperti kemasan – tempat yang dengan jelas menunjukkan bagaimana sebuah bisnis memilih material, beroperasi, dan menjalankan tanggung jawab lingkungan," ujar Larry Lee, Wakil Presiden Aset Strategis dan Pembangunan Berkelanjutan, SABECO.
Saat ini, 100% kemasan primer dan sekunder SABECO dapat didaur ulang atau digunakan kembali. Perusahaan juga menerapkan model daur ulang siklus tertutup untuk botol kaca, kaleng aluminium, dan kemasan kertas, dengan tujuan membangun ekosistem yang beroperasi berdasarkan prinsip sirkular. "Tujuan kami jelas: pada tahun 2040, semua kemasan minuman SABECO akan dirancang secara sirkular, yang berarti dapat digunakan kembali atau didaur ulang sepenuhnya," tegas Larry.
Perjalanan ESG SABECO juga diperkenalkan melalui ilustrasi dan informasi visual, membantu pengunjung memperoleh lebih banyak perspektif tentang langkah-langkah spesifik yang diambil bisnis dalam proses transformasi operasionalnya.
Pencapaian perjalanan ESG SABECO ditampilkan di acara tersebut. |
Kualitas Produk dan Tanggung Jawab Berkelanjutan - Dua Sisi Perjalanan
Kehadiran SABECO di acara Vietfood & Propack tahun ini menunjukkan pendekatan multidimensi: meningkatkan kualitas produk sekaligus mempromosikan solusi pembangunan berkelanjutan, dengan EPR sebagai fondasinya. Kombinasi ini menunjukkan upaya SABECO untuk menempatkan produk dan tanggung jawab sosial dalam ruang pengalaman yang sama.
Ketika kisah tentang rasa, kualitas, dan tanggung jawab lingkungan berjalan beriringan, kisah perusahaan bir Vietnam tidak berhenti pada produk tetapi juga mencerminkan peran perintis mereka dalam industri F&B dalam konteks standar konsumen yang semakin dikaitkan dengan keberlanjutan.
Sumber: https://thoibaotaichinhvietnam.vn/sabeco-ghi-dau-tai-vietfood-propack-2025-ve-chat-luong-va-tam-nhin-phat-trien-ben-vung-181903.html
Komentar (0)