Beberapa hari yang lalu, Samsung merilis pembaruan besar yang dikenal sebagai "Super Update" untuk ponsel pintar seri Galaxy S23 di pasar Eropa. Namun, menurut akun @UniverseIce—sumber informasi tepercaya di dunia teknologi—sejumlah pengguna Galaxy S23 di Eropa menemukan kesalahan setelah menginstal pembaruan tersebut. Versi yang diperbarui ini memiliki kapasitas hingga 2,2 GB, sehingga tergolong pembaruan penting.
Galaxy S23 Ultra diharapkan meningkatkan masa pakai baterai dalam pembaruan besar
Pemilik seri Galaxy S23 yang tidak sengaja memasang pembaruan bermasalah akan menerima patch atau pembaruan terpisah pada bulan Juli. Pembaruan baru ini diharapkan dapat membantu Galaxy S23 Ultra berjalan lebih lancar, meningkatkan daya tahan baterai, dan memperbarui versi keamanan terbaru. Selain menangani beberapa bug yang ada pada seri Galaxy S23, pembaruan ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan kamera ponsel, menambahkan mode potret 2x pada Galaxy S23 Ultra—salah satu ponsel pintar dengan sistem kamera terbaik tahun ini.
Saat ini, Galaxy S23 Ultra memiliki daya tahan baterai yang cukup baik dan setara dengan iPhone 14 Pro Max dalam beberapa pengujian. Dalam uji waktu penelusuran web yang dilakukan oleh Phone Arena , Galaxy S23 Ultra menempati peringkat kedua di antara ponsel flagship saat ini dengan 18 jam 57 menit penggunaan terus-menerus, hanya terpaut 8 menit dari posisi teratas iPhone 14 Pro Max.
Daya tahan baterai yang lebih baik untuk model ini dalam pembaruan besar mendatang dapat membantu perangkat beroperasi lebih lama saat pengguna merekam dan streaming video daring. Saat ini, ponsel pintar Apple masih menempati dua posisi teratas dalam pengujian untuk tugas ini. iPhone 14 Pro Max memimpin dengan 11 jam penggunaan terus-menerus, sementara iPhone 13 Pro Max 10 jam 23 menit. Di posisi ketiga adalah Google Pixel 7 Pro dengan 9 jam 39 menit, sementara Galaxy S23 Ultra hanya bertahan 8 jam 54 menit, menempati peringkat keempat dalam hal daya tahan baterai.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)