
Masyarakat bersemangat untuk dimukimkan kembali
Rumah keluarga Bapak Bach Van Hung yang baru dibangun di area pemukiman baru telah berangsur-angsur menjadi lantai pertama, tepat setelah serah terima tanah. Bapak Hung menyampaikan, "Keluarga saya telah menerima dukungan dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan prosedur pembangunan rumah baru. Kami berharap rumah ini segera selesai agar kami dapat hidup tenang dan tidak perlu lagi khawatir akan tanah longsor."
Akses awal masyarakat terhadap lahan pemukiman baru merupakan syarat penting bagi mereka untuk secara proaktif membangun kembali kehidupan mereka, sekaligus memperlancar serah terima lahan untuk melaksanakan proyek penanganan tanah longsor dan stabilisasi lereng di belakang Sekolah Politik Provinsi.


Bapak Nguyen Duy Tuyen, Wakil Ketua Komite Rakyat Kecamatan Cam Duong, mengatakan: Kecamatan telah merelokasi rumah tangga dari area berbahaya segera setelah tanah longsor terjadi. Hingga saat ini, Kecamatan telah menyerahkan lahan relokasi kepada 17 rumah tangga yang perlu direlokasi. Bagi rumah tangga yang masih berisiko tetapi tidak perlu direlokasi dalam jangka waktu lama, Kecamatan terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menilai tingkat keamanannya. Jika terdeteksi bahaya, kami akan melaporkannya ke provinsi agar segera disusun rencana relokasi dan relokasi.
Di samping itu, pihaknya secara berkala berkoordinasi dengan Badan Pengelola Proyek Investasi Konstruksi Provinsi untuk melakukan inspeksi dan evaluasi di lokasi guna memastikan proses konstruksi proyek penanganan longsor dan stabilisasi lereng berjalan sesuai standar, tanpa menimbulkan dampak lanjutan terhadap permukiman warga.
Penanganan segera tanah longsor
Proyek penanganan longsor dan stabilisasi lereng di belakang Sekolah Politik Provinsi telah disetujui oleh Komite Rakyat Provinsi dengan luas 1,4 hektar. Hingga akhir November 2025, Komite Rakyat Kecamatan Cam Duong telah menghitung dan mendata seluruh 17 rumah tangga terdampak longsor dan telah menginformasikan pemulihan lahan dan pemukiman kembali sesuai peraturan. Sebanyak 23 rumah tangga terdampak lainnya saat ini sedang direlokasi sementara sambil menunggu hasil penilaian kualitas geologi di wilayah tersebut. Jika kondisi geologi tidak mendukung, rumah tangga tersebut akan direlokasi dan dialokasikan lahan pemukiman kembali.


Di lokasi proyek, unit konstruksi mempercepat progres untuk memastikan keamanan area tersebut. Segera setelah musim hujan berakhir, ketika cuaca mulai stabil, unit konstruksi secara proaktif membawa kembali mesin dan peralatan ke lokasi untuk mengerahkan peralatan utama.
Bapak Vu Dinh Son - Komandan lokasi penanganan tanah longsor dan stabilisasi lereng di belakang Sekolah Politik Provinsi, mengatakan: Unit konstruksi telah bekerja lembur, mempercepat kemajuan, dan berusaha menyelesaikan item penting segera untuk memastikan keamanan area lereng.
Pembangunan tanggul dianggap sebagai solusi mendesak untuk mencegah risiko longsor, melindungi rumah tangga, dan infrastruktur di area tersebut. Rencananya, seluruh pekerjaan kompensasi dan pemukiman kembali akan selesai pada November 2025. Setelah seluruh rumah tangga menyerahkan lahan sepenuhnya, unit konstruksi akan melanjutkan penyelesaian seluruh sistem tanggul, memastikan keamanan jangka panjang bagi area tersebut.
Proyek penanganan longsor di belakang Sekolah Politik Provinsi merupakan proyek penting, tidak hanya melindungi infrastruktur tetapi juga membantu menstabilkan kehidupan masyarakat. Dengan partisipasi yang serempak dari semua pihak berwenang di semua tingkatan, unit konstruksi, dan konsensus masyarakat, pekerjaan penanganan longsor sedang dilaksanakan dengan giat, dan secara bertahap membuahkan hasil yang nyata.
Sumber: https://baolaocai.vn/som-on-dinh-doi-song-ho-dan-bi-anh-huong-sat-truot-sau-truong-chinh-tri-tinh-post887815.html






Komentar (0)