(NLDO) - Polisi telah mengidentifikasi pengemudi yang menutup pelat nomor mobilnya dengan selotip untuk menghindari denda, yang menyebabkan kehebohan di media sosial.
Pada tanggal 2 Maret, Kepolisian Provinsi Nghe An menyatakan telah mengundang pengemudi mobil yang menggunakan pita perekat untuk mengganti plat nomor agar datang guna menjalani pemeriksaan dan terus mengkonsolidasi berkas kasus, serta menyusun denda atas tindakan menutupi huruf dan angka pada plat nomor.
Sebelumnya, pada 1 Maret, media sosial mengunggah gambar mobil Honda City yang berjalan di Jalan Tran Hung Dao, Kota Vinh, Provinsi Nghe An dengan plat nomornya ditutupi lakban.
Foto pengemudi yang menggunakan selotip untuk mengganti plat nomor mobil memicu kehebohan di media sosial
Berdasarkan rekaman gambar, nomor plat kendaraan 37A-926.87, setelah ditutup dengan lakban hitam, berubah menjadi 37A-828.87. Setelah gambar tersebut diunggah, banyak pengguna media sosial yang marah dan mengecam pelanggaran yang dilakukan pengemudi tersebut.
Setelah menerima informasi tersebut, kepolisian lalu lintas melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pengemudi mobil tersebut sebagai Tn. CTT (41 tahun, berdomisili di Kecamatan Nghi An, Kota Vinh). Mobil tersebut teridentifikasi memiliki nomor plat 37A-926.87.
Polisi mengundang Tuan T untuk bekerja.
Polisi kemudian menyusun laporan pelanggaran administratif terhadap Tn. T karena menempelkan atau menutupi huruf dan angka pada plat nomor, dan menahan sementara SIM-nya untuk diproses.
Berdasarkan Keputusan 168/2024, pelanggaran di atas akan dikenakan denda sebesar 20 hingga 26 juta VND dan pengurangan 6 poin dari SIM.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/tai-xe-dan-bang-keo-thay-doi-bien-so-xe-o-to-196250302145619399.htm
Komentar (0)