Program ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian 3 program dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia pada tanggal 29 September dan rangkaian kegiatan dalam rangka "Perjalanan Dokter Muda meneladani ajaran Paman Ho, menjadi relawan kesehatan masyarakat", menuju Kongres Nasional ke-9 Persatuan Pemuda Vietnam, periode 2024-2029 VYPA.
Dalam program ini, lebih dari 1.000 orang di kota yang dinamai Paman Ho diperiksa, dites, dan diskrining secara gratis untuk penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, dan penyakit ginjal metabolik. Tim dokter dan perawat sukarelawan juga memeriksa kesehatan mereka dan menilai potensi risiko terkait penyakit kardiovaskular dan penyakit ginjal kronis.
Melalui saran dari tim medis muda Program ini, orang-orang menjadi lebih memahami cara menjaga kesehatan, pola makan, dan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit serius terkait.
Menurut Wakil Presiden Tetap dan Sekretaris Jenderal VYPA, Nguyen Huu Tu, negara kita memiliki lebih dari 8,7 juta orang dewasa dengan penyakit ginjal kronis (mewakili 12,8% dari populasi). Sementara itu, Vietnam hanya memiliki lebih dari 400 unit hemodialisis dan menyediakan layanan dialisis kepada sekitar 30.000 orang dengan penyakit ginjal stadium akhir setiap tahun, setara dengan 30% dari kebutuhan negara.
Laporan Asuransi Kesehatan Vietnam 2022 juga menunjukkan bahwa biaya untuk membayar hemodialisis saat ini berada di urutan teratas daftar pembayaran, diperkirakan lebih dari 4 triliun.
"Diagnosis dini dan pengobatan penyakit ginjal kronis serta memperlambat proses penurunan fungsi ginjal dan terapi penggantian ginjal akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dan jangka panjang, sekaligus mengurangi beban sektor medis," ujar Bapak Nguyen Huu Tu.
Kamerad Nguyen Huu Tu (kiri) secara simbolis menyerahkan peralatan medis kepada Rumah Sakit Thong Nhat. |
Pada kesempatan ini, Panitia Penyelenggara memberikan 10 bingkisan kepada pasien kurang mampu yang dirawat di Rumah Sakit Thong Nhat di Kota Ho Chi Minh. Departemen Manajemen Pemeriksaan dan Perawatan Medis, Kementerian Kesehatan dan VYPA mempersembahkan sistem Telehealth dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk skrining penyakit kronis kepada pihak rumah sakit.
Untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak banjir, Komite Sentral Ikatan Dokter Muda Vietnam, Dana Vietnam untuk Anak-anak Disabilitas, Komite Pengarah untuk Pekerjaan Pemuda di Sektor Kesehatan, dan Persatuan Pemuda Kementerian Kesehatan telah memobilisasi 10.000 kantong obat-obatan dan 1,5 ton kloramin B beserta berbagai peralatan medis dasar dengan nilai total lebih dari 3 miliar VND untuk membantu 10 provinsi dan kota yang terdampak badai No. 3.
Para dokter dan perawat sukarelawan muda di seluruh negeri memobilisasi dan mengemas obat-obatan untuk dikirim guna mendukung daerah-daerah yang terkena dampak badai No. 3. |
[iklan_2]
Sumber: https://nhandan.vn/tam-soat-benh-ly-tim-mach-mien-phi-cho-1-nghin-nguoi-dan-post831075.html
Komentar (0)