Menerima Duta Besar Austria, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menyarankan agar kedua pihak mempromosikan pertukaran delegasi di semua tingkatan, terutama tingkat tinggi; memperkuat kegiatan kerja sama, dan meningkatkan pertukaran perdagangan dan investasi.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima Duta Besar Austria untuk Vietnam Philipp Agathonos. (Foto: Duong Giang/VNA)
Pada malam tanggal 26 Maret, di Markas Besar Pemerintah , Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima Duta Besar Republik Austria Philipp Agathonos pada kesempatan masa jabatannya di Vietnam.
Pada pertemuan tersebut, Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengucapkan selamat kepada Duta Besar Philipp Agathonos atas tugas barunya di Vietnam; meyakini bahwa dengan pengalaman bertahun-tahun dalam diplomasi, Duta Besar Philipp Agathonos akan secara aktif berkontribusi dalam mengonsolidasikan dan meningkatkan persahabatan dan kerja sama antara Vietnam dan Austria; menegaskan bahwa Pemerintah dan kementerian Vietnam akan menciptakan semua kondisi yang menguntungkan bagi Duta Besar Philipp Agathonos untuk berhasil menyelesaikan masa jabatannya.
Berbagi tentang perkembangan hubungan bilateral, Perdana Menteri menyampaikan kegembiraannya menyaksikan pencapaian mengesankan hubungan Vietnam-Austria, terutama di bidang politik-diplomasi, ekonomi, kerja sama pembangunan, ilmu pengetahuan-teknologi, budaya-seni, pendidikan-pelatihan, dan pertukaran masyarakat.
Vietnam saat ini merupakan mitra dagang terbesar Austria di ASEAN dan Austria selalu berada di antara 10 pasar ekspor teratas Vietnam di UE dengan omset perdagangan sekitar 2,45 miliar USD pada tahun 2024.
Perdana Menteri sangat menghargai Pemerintah Austria atas penyediaan ODA selama ini, yang secara aktif memberikan kontribusi terhadap pembangunan sosial-ekonomi Vietnam.
Dalam rangka lebih mempromosikan potensi dan kekuatan kedua negara, serta memberikan kontribusi bagi peningkatan level hubungan di waktu mendatang, Perdana Menteri menyarankan agar kedua pihak menggalakkan pertukaran delegasi di semua tingkat, terutama tingkat tinggi; memperkuat kegiatan kerja sama, dan meningkatkan pertukaran perdagangan dan investasi.
Perdana Menteri menyatakan keyakinannya bahwa persetujuan Parlemen Austria atas Perjanjian Perlindungan Investasi Vietnam-UE (EVIPA) dan pencabutan kartu kuning IUU oleh Komisi Eropa untuk makanan laut Vietnam akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi kerja sama ekonomi antara Vietnam dan UE secara umum dan Vietnam dan Austria secara khusus.
Dengan kekuatan Austria di bidang transportasi kereta api, kedua belah pihak dapat mengidentifikasi ini sebagai area kerja sama yang menjanjikan di waktu mendatang, dengan fokus pada pemanfaatan sumber modal preferensial, transfer teknologi, dan pelatihan sumber daya manusia.
Selain itu, kedua belah pihak perlu berkoordinasi secara erat, meningkatkan pertukaran dan memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan, pertukaran budaya dan seni, serta bekerja sama untuk mengatasi tantangan global seperti menanggapi perubahan iklim, dan menyelenggarakan acara promosi budaya kepada publik di kedua belah pihak untuk memperkuat hubungan persahabatan antara kedua negara.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima Duta Besar Austria untuk Vietnam Philipp Agathonos. (Foto: Duong Giang/VNA)
Duta Besar Philipp Agathonos menyampaikan kehormatannya menerima tugas baru tersebut, dan berbagi kesannya mengenai pencapaian pembangunan sosial-ekonomi Vietnam serta perannya di kawasan tersebut.
Menegaskan bahwa Vietnam merupakan mitra penting Austria di Asia Tenggara, Duta Besar Philipp Agathonos menyampaikan tekad dan komitmennya untuk melakukan segala upaya guna mendorong hubungan bilateral agar semakin dalam dan efektif, mengingat hal ini menjadi arah dan fokus selama masa jabatannya di Vietnam.
Mengenai kerja sama perdagangan dan investasi, Duta Besar Philipp Agathonos sangat menghargai arahan Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada Dialog dengan perusahaan dan korporasi besar Eropa (2 Maret 2025) untuk menjadikan Vietnam tujuan produksi, bisnis, dan investasi jangka panjang perusahaan UE di kawasan tersebut.
Duta Besar mengatakan bahwa selain bidang kerja sama tradisional, Kedutaan Besar Austria akan berkoordinasi erat dengan mitra Vietnam untuk menemukan bidang kerja sama baru dengan potensi besar, terutama di bidang sains dan teknologi, pendidikan dan pelatihan, keamanan siber, keperawatan, dan infrastruktur perkeretaapian.
Komentar (0)