Komune Quy Mong memiliki kondisi iklim dan tanah yang cocok untuk mengembangkan pohon buah-buahan tahunan. Menyadari potensi ini, dalam beberapa tahun terakhir, komune tersebut telah mendorong masyarakat untuk mengubah lahan kebun lereng bukit yang tidak produktif menjadi lahan budidaya buah naga berdaging merah. Berkat kemampuan adaptasinya yang baik, ketahanan terhadap hama dan penyakit, kemudahan perawatan, dan nilai ekonomi yang tinggi, tanaman ini dengan cepat mendapatkan popularitas di kalangan masyarakat.

Hingga saat ini, seluruh komune memiliki hampir 20 hektar kebun buah naga berdaging merah dengan sekitar 130 rumah tangga yang berpartisipasi dalam budidaya. Masyarakat secara aktif menerapkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi, menerapkan proses perawatan yang aman dan ramah lingkungan serta memastikan kualitas produk. Hasilnya, buah naga berdaging merah Quy Mong memiliki penampilan yang menarik, kualitas yang baik, dan semakin disukai oleh pasar.
Pada tahun 2021, buah naga berdaging merah dari komune ini diakui memenuhi standar VietGAP dan meraih peringkat OCOP bintang 3. Ini merupakan tonggak penting yang berkontribusi pada peningkatan nilai produk dan perluasan pasarnya. Saat ini, buah naga berdaging merah Quy Mong tidak hanya dikonsumsi di dalam provinsi tetapi juga di provinsi lain.

Menurut Ibu Bui Thi Phuong, Wakil Ketua Serikat Wanita Komune Quy Mong, pemberian "Merek Dagang Kolektif" pada produk tersebut merupakan insentif bagi masyarakat untuk terus membudidayakan buah naga berdaging merah, sekaligus mendorong keterkaitan produksi yang berkelanjutan.
Ibu Phuong mengatakan: “Persatuan Wanita di komune ini telah berkoordinasi dengan organisasi lain untuk menyebarluaskan dan mendorong anggotanya untuk mengubah struktur tanaman dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi. Hasilnya, banyak rumah tangga memperoleh pendapatan antara 70 hingga lebih dari 100 juta VND per tahun dari buah naga berdaging merah.”
Rata-rata, komune Quy Mong memasok pasar dengan sekitar 300 ton buah naga berdaging merah setiap tahunnya, dengan harga berkisar antara 20.000 hingga 40.000 VND/kg tergantung pada waktu dalam setahun. Manfaat ekonomi dari tanaman ini telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan, peningkatan standar hidup, dan menciptakan momentum bagi pembangunan ekonomi pertanian di daerah tersebut.

Keluarga Ibu Nguyen Thi Phuong Loan di desa Hong Tien adalah salah satu keluarga perintis dalam budidaya buah naga berdaging merah di komune Quy Mong. Dengan luas lahan lebih dari 600 m², setara dengan 120 pohon naga, keluarganya memanen lebih dari 2 ton buah setiap tahun, menghasilkan keuntungan lebih dari 120 juta VND.
Menurut Ibu Loan, buah naga berdaging merah cocok untuk kondisi iklim setempat; namun, agar tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan produktivitas tinggi, petani perlu menguasai teknik perawatan, pemupukan, dan pemangkasan yang tepat.
"Buah naga mudah ditanam, tetapi untuk mencapai hasil panen yang tinggi, perawatan yang tepat sangat penting. Tanaman membutuhkan ventilasi yang baik, pemupukan teratur, dan pemantauan berkala untuk memastikan kualitas buah," ujar Ibu Loan.
Keluarga Ibu Pham Thi Khanh, yang juga terlibat dalam budidaya buah naga berdaging merah selama hampir 8 tahun, memiliki 70 pohon, menghasilkan rata-rata sekitar 1 ton buah per tahun.
Menurut Ibu Khanh, untuk mencapai hasil panen yang tinggi, petani harus memperhatikan setiap langkah, mulai dari persiapan tanah dan pemilihan benih hingga pembangunan struktur penyangga dan perawatan tanaman.

Berdasarkan efektivitas praktis dari model produksi, banyak rumah tangga di komune tersebut telah dengan berani memperluas area penanaman buah naga berdaging merah, menerapkan kemajuan teknologi dalam produksi. Belajar dari model di dalam dan luar provinsi juga telah membantu masyarakat meningkatkan keterampilan bertani mereka, secara bertahap membangun area produksi yang terkonsentrasi.
Pada tahun 2025, buah naga berdaging merah Quy Mong akan diberikan hak untuk menggunakan "Merek Dagang Kolektif". Ini dianggap sebagai titik balik penting dalam proses membangun merek untuk produk pertanian lokal.
Perlindungan merek dagang tidak hanya menegaskan kualitas dan reputasi suatu produk, tetapi juga mempermudah promosi dan penjualannya di pasar.

"Merek dagang kolektif" membantu meningkatkan daya saing produk, menciptakan peluang untuk mengakses jaringan supermarket dan toko produk pertanian yang aman, serta mengincar perluasan pasar di masa depan. Pada saat yang sama, hal ini juga memotivasi orang untuk terus berinvestasi dan mengembangkan produksi secara profesional dan berkelanjutan.
Dapat dipastikan bahwa buah naga berdaging merah menjadi tanaman kunci yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan sosial-ekonomi komune Quy Mong. Tidak hanya menyediakan sumber pendapatan yang stabil, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan mendorong proses pembangunan daerah pedesaan baru.

Dalam periode mendatang, Komune Quy Mong akan terus mempromosikan dan mendorong masyarakat untuk memperluas area tanam sesuai rencana; mempercepat penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan teknologi baru dalam produksi, pengawetan, dan pengolahan pasca panen; serta memperkuat promosi merek dan hubungan konsumsi produk.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat dinamis serta kreatif masyarakat, buah naga berdaging merah membuka prospek pembangunan berkelanjutan di wilayah Quy Mong, berkontribusi pada peningkatan nilai produk pertanian dan membangun sektor pertanian yang modern dan efisien.
Sumber: https://baolaocai.vn/thanh-long-ruot-do-o-xa-quy-mong-post900755.html








Komentar (0)