Perdana Menteri Pham Minh Chinh baru saja menandatangani Surat Keputusan Resmi No. 10/CD-TTg tertanggal 7 Februari 2025 tentang penguatan arahan penerimaan siswa SMP dan SMA serta pengelolaan kegiatan belajar mengajar tambahan. Surat keputusan ini mewajibkan pemerintah daerah untuk menyelesaikan pengumuman rencana penerimaan siswa SMP dan SMA untuk tahun ajaran 2025-2026 pada bulan Februari 2025.
Telegram yang dikirimkan kepada Menteri Pendidikan dan Pelatihan serta Ketua Komite Rakyat provinsi dan kota-kota di tingkat pusat menyatakan: Selama ini, seluruh sektor pendidikan telah berfokus pada pelaksanaan tugas inovasi pendidikan dan pelatihan yang fundamental dan komprehensif sesuai dengan semangat Resolusi No. 29-NQ/TW tanggal 4 November 2013 dari Komite Sentral Partai ke-11, inovasi program pendidikan umum sesuai dengan Resolusi No. 88/2014/QH13 Majelis Nasional; dan telah mencapai banyak hasil penting, positif, dan luar biasa. Namun, pelaksanaan rekrutmen siswa SMP, rekrutmen siswa SMA, dan pengelolaan kegiatan belajar mengajar tambahan di beberapa daerah masih memiliki kekurangan yang belum segera ditangani, yang berdampak pada kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan umum, dan menciptakan opini publik yang negatif di masyarakat. Untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitas pengelolaan negara atas pendaftaran SMP, SMA, dan kegiatan belajar mengajar tambahan, Perdana Menteri meminta:
1- Para Ketua DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten/Kota di tingkat pusat, memberikan arahan pelaksanaan tugas dan solusi secara sinkron dan efektif, serta bertanggung jawab penuh terhadap penyelenggaraan pendidikan SMP dan SMA serta pengelolaan kegiatan belajar mengajar luar sekolah di daerah, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a) Mengarahkan instansi dan unit terkait untuk mempersiapkan dengan baik persyaratan penyelenggaraan penerimaan siswa SMP dan SMA guna menjamin transparansi, kepraktisan, efisiensi, mengurangi tekanan, dan mengurangi biaya bagi masyarakat. Menyelesaikan pengumuman rencana penerimaan siswa SMP dan SMA tahun ajaran 2025-2026 pada bulan Februari 2025 agar siswa, guru, sekolah, dan lembaga pendidikan umum dapat secara proaktif mempersiapkan penerimaan siswa.
b) Menata sumber-sumber anggaran daerah dan meningkatkan mobilisasi sumber daya sosial untuk membangun sekolah dan ruang kelas yang cukup dan menjamin mutu sehingga semua siswa usia pendidikan universal dapat bersekolah, mengurangi tekanan pada pendaftaran, terutama di kota-kota besar, kawasan industri, daerah padat penduduk, dan dengan tegas tidak membiarkan siswa usia pendidikan universal tidak bersekolah.
c) Mengarahkan lembaga pendidikan umum di wilayah tersebut untuk menerapkan peraturan tentang kegiatan belajar mengajar tambahan secara ketat; menangani pelanggaran peraturan secara tegas. Segera mengidentifikasi, memberikan pujian, penghargaan, dan mempromosikan contoh kelompok dan individu yang berdedikasi, antusias, dan berdedikasi kepada siswa. Memberikan dukungan keuangan yang memadai kepada sekolah untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan.
2- Menteri Pendidikan dan Pelatihan:
a) Mengarahkan dan menghimbau kepada pemerintah daerah agar melakukan pembinaan kepada sekolah dan lembaga pendidikan umum agar lebih tegas dalam melaksanakan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP dan SMA; Peraturan Pelaksanaan Pembelajaran Tambahan (PPLB) yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Pelatihan.
b) Memperkuat penerangan, propaganda, pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP dan SMA; Peraturan Pendidikan Luar Sekolah; mewajibkan penanganan yang tegas dan pengungkapan kepada masyarakat apabila terjadi pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
c) Secara proaktif dan berkala meninjau dan memahami informasi untuk segera mengubah, melengkapi, dan menyempurnakan Peraturan tentang penerimaan siswa baru SMP dan SMA; Peraturan tentang kegiatan belajar mengajar tambahan, memastikan kesesuaian dengan kenyataan dan memenuhi persyaratan dalam situasi baru.
3- Kantor Pemerintah, sesuai dengan fungsi dan tugas yang diberikan kepadanya, harus memantau dan mendesak badan dan unit terkait untuk melaksanakan Pengiriman Resmi ini; berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk segera melaporkan kepada Perdana Menteri mengenai setiap masalah dan kesulitan dalam proses pelaksanaan.
[iklan_2]
Sumber: https://baotainguyenmoitruong.vn/thu-tuong-chi-dao-tang-cuong-cong-tac-tuyen-sinh-thcs-thpt-va-quan-ly-day-them-hoc-them-386383.html
Komentar (0)