Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mempromosikan ekonomi pertanian kolektif

Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup baru saja merilis Laporan Hasil Pelaksanaan Proyek Pengembangan Ekonomi Kolektif Tahun 2025 dan arahan utama untuk tahun 2026. Laporan ini menunjukkan kontribusi penting sektor ekonomi kolektif terhadap pembangunan sosial ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian, sekaligus menjelaskan solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional Koperasi di masa mendatang.

Sở Nông nghiệp và Môi trường tỉnh Cà MauSở Nông nghiệp và Môi trường tỉnh Cà Mau16/11/2025

Keterangan foto
Kegiatan koperasi di Ca Mau (Foto dikumpulkan dari Internet)

Hasil luar biasa di tahun 2025: Memperluas skala, meningkatkan pendapatan

Pada akhir tahun 2025, Provinsi Ca Mau memiliki total 493 koperasi, dengan 371 di antaranya beroperasi secara stabil. Sepanjang tahun tersebut, provinsi ini telah mendirikan 25 koperasi baru dan membubarkan 10 koperasi yang kurang produktif. Jumlah anggota koperasi mencapai 16.984 orang, menciptakan lapangan kerja tetap bagi 10.625 pekerja, dengan pendapatan rata-rata diperkirakan mencapai 50 juta VND/orang/tahun. Penilaian dan klasifikasi koperasi pada tahun 2024 menunjukkan bahwa 21 koperasi beroperasi dengan baik (6,3%) dan 113 koperasi beroperasi dengan cukup baik (34,1%), menunjukkan semakin besarnya peran koperasi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota.

Keterkaitan rantai dan transformasi digital: Menuju modernisasi

Koperasi telah lama dikaitkan erat dengan produk unggulan provinsi dan OCOP. Pada tahun 2025:

Keterkaitan produksi-konsumsi: Lebih dari 40 koperasi berpartisipasi dalam rantai udang dengan total luas lahan bersertifikat 37.324 hektar; banyak rantai udang-hutan, udang-beras memenuhi standar ASC, BAP, dan Naturland. Industri beras memiliki 30 koperasi yang berpartisipasi dalam keterkaitan ini. Empat proyek percontohan yang menghubungkan produksi dan konsumsi udang windu, beras, pakis air, dan produk ikan air tawar telah disetujui dengan anggaran dukungan sebesar 3,3 miliar VND.

Transformasi digital: Mendukung 20 koperasi untuk menggunakan buku harian elektronik (FaceFarm) dan perangkat lunak akuntansi (WACA) untuk melacak asal dan meningkatkan manajemen; 24 koperasi yang berpartisipasi dalam proyek beras berkualitas tinggi seluas 1 juta hektar didukung dengan perangkat lunak manajemen penjualan Hanbai.

Pengembangan sumber daya manusia: 18 pekerja muda lulusan perguruan tinggi dan universitas dikirim untuk bekerja di koperasi, dengan total biaya 1,678 miliar VND.

Tantangan dan arah 2026

Meskipun banyak prestasi yang telah diraih, sektor ekonomi kolektif masih menghadapi berbagai kesulitan: kesadaran terhadap koperasi gaya baru belum merata, kapasitas manajemen terbatas (hanya 18,5% manajer yang memiliki gelar sarjana atau universitas), dan banyak koperasi kekurangan sumber daya dan tidak memiliki rencana keuangan yang jelas.

Rencana 2026 bertujuan untuk meningkatkan kualitas koperasi, memprioritaskan model yang terkait dengan rantai nilai dan menerapkan teknologi tinggi: 60% koperasi pertanian akan mencapai tingkat Baik dan Cukup. 10-15% koperasi yang lemah akan diperiksa dan dikonsolidasikan. 10 pekerja muda lulusan perguruan tinggi atau universitas akan didukung untuk bekerja di koperasi. Setidaknya 4 koperasi akan didukung untuk bekerja sama dan terhubung dalam produksi dan konsumsi produk. Solusi utama akan berfokus pada sosialisasi Undang-Undang Koperasi 2023, penguatan aparatur negara dalam pengelolaan ekonomi kolektif, dan inovasi metode produksi dan bisnis untuk meningkatkan daya saing koperasi di pasar.

Dengan tekad untuk berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional, Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup akan terus mendampingi koperasi, mendorong keterkaitan rantai nilai, menerapkan teknologi modern, dan mengembangkan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Dengan demikian, sektor ekonomi kolektif akan semakin kuat, berkontribusi positif terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di provinsi ini.

Sumber: https://sonnmt.camau.gov.vn/phat-trien-nong-thon/thuc-day-kinh-te-tap-the-nong-nghiep-291071


Komentar (0)

No data
No data

Dalam kategori yang sama

Kedai kopi Hanoi bikin heboh dengan suasana Natal ala Eropa
Kedai kopi Dalat mengalami peningkatan pelanggan sebesar 300% karena pemiliknya berperan dalam film 'silat'
Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung
Matahari terbit yang indah di atas lautan Vietnam

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Pertempuran Hati Rakyat di Perbatasan Tanah Air - Pertahanan Negara dan Pertahanan Perbatasan di Situasi Baru

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk