Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Persahabatan Tiongkok-Vietnam akan bertahan selamanya dan diwariskan ke generasi mendatang.

Kunjungan Sekretaris Jenderal dan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Vietnam tidak hanya merupakan tindakan diplomatik, tetapi juga simbol persahabatan rakyat Tiongkok terhadap rakyat Vietnam.

VietnamPlusVietnamPlus12/04/2025


Ibu Vu Thuc Hue, tokoh persahabatan Tiongkok-Vietnam, memberikan wawancara kepada reporter VNA di Beijing. (Foto: Cong Tuyen/VNA)

Ibu Vu Thuc Hue, tokoh persahabatan Tiongkok-Vietnam, memberikan wawancara kepada reporter VNA di Beijing. (Foto: Cong Tuyen/VNA)

Kunjungan Sekretaris Jenderal dan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Vietnam menunjukkan keinginan untuk membina persahabatan Tiongkok-Vietnam agar bertahan selamanya dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Demikianlah sharing dari Ibu Vu Thuc Hue - tokoh persahabatan Tiongkok-Vietnam, mantan staf medis Rumah Sakit Nam Khe Son (Guilin, Guangxi, Tiongkok), saat menjawab wawancara dengan wartawan VNA di Beijing sebelum kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal dan Presiden Xi Jinping ke Vietnam.

Menurut Ibu Vu Thuc Hue, kunjungan Presiden Xi Jinping ke Vietnam bukan hanya tindakan diplomatik , tetapi juga simbol persahabatan rakyat Tiongkok dengan rakyat Vietnam. Beliau adalah utusan persahabatan yang mewakili 1,4 miliar rakyat Tiongkok.

Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Vietnam tentu akan semakin meningkatkan kerja sama yang luas antara Tiongkok dan Vietnam di bidang sains dan teknologi, industri, pertanian, transportasi, kesehatan dan bidang-bidang lainnya; semakin meningkatkan pertukaran antarmasyarakat, dengan demikian semakin meningkatkan persahabatan dan saling pengertian antara kedua bangsa.

Ibu Vu Thuc Hue menyampaikan bahwa hubungan bertetangga yang bersahabat telah membuat Tiongkok dan Vietnam semakin dekat. Sebagai warga negara Tiongkok, beliau merasa bertanggung jawab untuk mengenang dan menghargai persahabatan kedua negara. Menurutnya, jika kedua pemerintah dan pemimpin bekerja sama, hubungan tradisional ini akan terus ditingkatkan dan menjadi semakin gemilang di masa depan.

Ibu Vu Thuc Hue menekankan bahwa dalam konteks kawasan dan dunia yang terus berubah, hubungan bertetangga yang bersahabat dan tradisi sejarah yang baik antara kedua negara tetap tak tergoyahkan. Para pemimpin sebelumnya telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi persahabatan ini dengan darah, keringat, dan usaha, sehingga generasi mendatang perlu mempromosikan dan memajukan pertukaran budaya, transportasi, kerja sama ekonomi, dan sebagainya untuk mempererat hubungan antara kedua negara. Para pemimpin kedua negara perlu meyakini dan mengarahkan hubungan bilateral ke masa depan, serta mendorong persahabatan antara kedua bangsa agar semakin erat.

Ibu Vu Thuc Hue juga menyampaikan harapannya bahwa di bawah kepemimpinan para pemimpin senior kedua negara, Tiongkok dan Vietnam akan selalu bekerja sama dan berkembang bersama; berharap agar persahabatan "kedua kawan dan saudara" antara rakyat Tiongkok dan Vietnam akan bertahan selamanya dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Pada tahun 1968, Ibu Vu Thuc Hue memulai perjalanannya untuk berbakti kepada rakyat Vietnam. Saat itu, Vietnam sedang berada dalam masa perang perlawanan yang adil untuk melindungi keutuhan wilayah negara. Pemerintah Tiongkok mendukung rakyat Vietnam dengan berbagai cara. Salah satu proyek penting adalah pembangunan Rumah Sakit Nam Khe Son di Guilin, Guangxi (Tiongkok) untuk merawat tentara Vietnam yang terluka.

Rumah sakit ini didirikan dengan partisipasi 278 staf medis dari rumah sakit besar di Beijing, di bawah arahan Perdana Menteri Zhou Enlai. Vu Thuc Hue, yang saat itu berusia 20 tahun, adalah salah satu staf muda yang dimobilisasi untuk berpartisipasi. Menurutnya, selama 8 tahun, Rumah Sakit Nam Khe Son telah merawat 5.432 tentara Vietnam yang terluka, melakukan 2.576 operasi, dan mendonorkan 779.220 ml darah kepada tentara Vietnam yang terluka.

Beliau telah menyumbangkan lebih dari 1.000 ml secara sukarela. Beliau merasa terhormat diundang ke berbagai acara penting di Vietnam, seperti Peringatan 70 Tahun Kemenangan Dien Bien Phu; dan menghadiri pertemuan dengan tokoh-tokoh persahabatan Tiongkok-Vietnam yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal To Lam dan Perdana Menteri Pham Minh Chinh, dll.

(Vietnam+)

Sumber: https://www.vietnamplus.vn/tinh-huu-nghi-trung-viet-mai-truong-ton-va-duoc-truyen-lai-cho-cac-the-he-sau-post1027302.vnp


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk