Rencana tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa setiap orang lanjut usia di wilayah tersebut menerima pemeriksaan kesehatan rutin, segera mendeteksi dan mengelola pengobatan penyakit tidak menular, membuat catatan kesehatan elektronik, dengan demikian mengidentifikasi pola kesehatan dan penyakit, secara proaktif melakukan intervensi dini untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya pengobatan, dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Oleh karena itu, semua lansia (berusia 60 tahun ke atas) yang tinggal di Kota Ho Chi Minh akan menjalani pemeriksaan kesehatan berkala setahun sekali. Biaya pemeriksaan kesehatan akan ditanggung oleh APBD Kota Ho Chi Minh. Semua lansia di wilayah tersebut wajib diperiksa dan dievaluasi secara menyeluruh di semua spesialisasi sesuai dengan formulir pemeriksaan, serta menjalani tes paraklinis sesuai dengan instruksi dari Departemen Kesehatan.
Jika tidak dilakukan pemeriksaan paraklinis, lansia perlu menjelaskan secara jelas kepada lansia, menyebutkan alasannya, dan lansia harus menandatangani konfirmasi. Lansia harus menerima hasil pemeriksaan kesehatan dalam 24-48 jam setelah pemeriksaan dan diberikan saran, arahan perawatan, atau dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan (jika fasilitas tidak memiliki fasilitas dan peralatan yang memadai) jika terdapat tanda-tanda penyakit yang dicurigai.
Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh meminta Dinas Kesehatan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala secara komprehensif bagi lansia di kota tersebut. Menugaskan pusat-pusat kesehatan untuk berkoordinasi dengan rumah sakit umum dan klinik dalam menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan profesional bagi staf medis dan kolaborator yang berpartisipasi dalam program mengenai prosedur pemeriksaan kesehatan, skrining penyakit tidak menular, dan pemutakhiran data ke dalam rekam medis elektronik untuk memastikan kualitas, ketepatan waktu, dan kepatuhan terhadap peraturan profesional.
Mengarahkan pusat-pusat kesehatan dan stasiun-stasiun kesehatan untuk berkoordinasi dengan Komite Rakyat di wilayah kecamatan, kelurahan, dan zona khusus untuk meninjau dan menyusun daftar orang-orang lanjut usia yang tinggal di wilayah tersebut berdasarkan data populasi nasional, sebagai dasar untuk mengembangkan rencana pemeriksaan kesehatan yang tepat...
Tugaskan Dinas Sains dan Teknologi serta Pusat Transformasi Digital Kota untuk mengoordinasikan dan membimbing Dinas Kesehatan dalam penerapan solusi teknologi informasi untuk melayani pemeriksaan kesehatan lansia. Selain itu, dukung Dinas Kesehatan dalam mengintegrasikan dan menghubungkan data pemeriksaan kesehatan lansia ke dalam gudang data bersama kota untuk mendukung pengelolaan, pemantauan, dan analisis informasi kesehatan di wilayah tersebut.
Komite Rakyat di kelurahan, komune, dan zona khusus harus berkoordinasi dalam meninjau, membandingkan, dan menyusun daftar lansia yang benar-benar tinggal di wilayah tersebut berdasarkan basis data kependudukan yang disediakan oleh kepolisian. Tugaskan tanggung jawab khusus kepada Kepala Wilayah, Kepala Dusun, organisasi, dan kolaborator kependudukan untuk memperbarui dan memverifikasi informasi tentang lansia di masyarakat. Secara berkala setiap bulan, bandingkan daftar lansia yang telah dan belum mengikuti pemeriksaan kesehatan, terus mobilisasi, undang, dan kirimkan undangan tambahan untuk memastikan cakupan yang maksimal...
Sumber: https://www.sggp.org.vn/tphcm-nguoi-tren-60-tuoi-duoc-mien-phi-kham-suc-khoe-dinh-ky-post810184.html
Komentar (0)