Pada pagi hari tanggal 13 Mei, Komite Tetap Majelis Nasional melanjutkan pertemuannya yang ke-23 untuk memberikan pendapat tentang pemberian tambahan modal dasar kepada Bank Pertanian dan Pembangunan Pedesaan ( Agribank ) sebesar VND 17.100 miliar.
Saat menyampaikan usulan Pemerintah, Deputi Gubernur Bank Negara Doan Thai Son mengatakan bahwa tambahan modal untuk Agribank akan diambil dari anggaran belanja pusat tahun 2023 yang telah disetujui oleh Majelis Nasional , sebesar VND6.753 miliar. Sisanya, hampir VND10.347 miliar, akan dialokasikan dari APBN dan ditransfer pada tahun 2024.
Tambahan modal yang diusulkan sebesar VND 17,100 miliar sesuai dengan sisa bunga setelah menyisihkan dana untuk periode yang diharapkan tahun 2021-2023 yang akan dibayarkan Agribank ke anggaran Negara.
Menurut Wakil Gubernur, dalam 5 tahun terakhir, laju pertumbuhan modal dasar Agribank lebih rendah dibandingkan laju pertumbuhan total aset, sehingga menyebabkan rasio pengaman minimum menurun dan tidak mencapai tingkat yang ditentukan.
Saat ini modal dasar Agribank pada akhir tahun 2022 adalah 34.446 miliar VND, terendah dalam kelompok bank umum milik negara dan tidak ada perbedaan, lebih rendah dari bank umum lainnya seperti Techcombank (35.172 miliar), MB (45.339 miliar), VPBank (67.434 miliar VND).
Oleh karena itu, tambahan VND 17.100 miliar akan membantu Agribank memastikan rasio keamanan modal minimum (8%), memperluas kredit, dan memenuhi kebutuhan modal di sektor pertanian dan pedesaan.
Bapak Son mengingatkan, jika Agribank tidak diperbolehkan menambah modalnya, maka bank tersebut tidak akan mampu menjalankan peran dan orientasi utamanya di pasar perbankan, khususnya bank yang bergerak di sektor pertanian dan pedesaan.
Ketua Komite Ekonomi, Vu Hong Thanh, meminta Pemerintah untuk melaporkan dan mengklarifikasi kelayakan proposal tersebut dalam konteks kesulitan ekonomi dan bisnis saat ini. Hal ini akan menyebabkan pengumpulan anggaran, pendapatan, dan laba Agribank tidak mencapai harapan.
Selain itu, Pemerintah perlu menentukan sumber spesifik sisa alokasi anggaran (VND 10.347 miliar), rencana penanganan jika pembayaran anggaran Agribank tahun 2023 tidak memenuhi tingkat yang diharapkan, serta kemampuan memenuhi rasio keamanan modal sebesar 8%.
Sebelumnya, Agribank telah disetujui oleh Majelis Nasional untuk menambah modal dasar pada tahun 2020 dengan jumlah yang sama dengan laba setelah pajak yang dibayarkan ke anggaran pada tahun tersebut, hingga mencapai 3.500 miliar VND.
Perlu dijelaskan lebih jelas mengenai rencana penambahan modal piagam
Menutup isi, Wakil Ketua Majelis Nasional Nguyen Duc Hai mengatakan bahwa Komite Tetap Majelis Nasional sepakat untuk menambah program undang-undang dan peraturan tahun 2023, dan menyerahkan kepada Majelis Nasional untuk menambah modal dasar Agribank pada sidang ke-5.
Namun, Komite Tetap Majelis Nasional meminta Pemerintah untuk segera melengkapi berkas yang akan ditinjau oleh badan-badan Majelis Nasional. Khususnya, Pemerintah perlu menjelaskan lebih rinci rencana peningkatan modal dasar sesuai dengan persyaratan Resolusi 43, kelayakan penambahan modal, sumber penambahan modal, dan menilai dampaknya terhadap anggaran negara, serta jumlah laba setelah pajak pada tahun 2021 - kuartal pertama tahun 2023 yang telah disetorkan ke dalam anggaran.
Wakil Ketua Majelis Nasional menugaskan Komite Ekonomi untuk memeriksa lebih lanjut isi laporan Pemerintah. Isi laporan yang diserahkan kepada Majelis Nasional untuk diputuskan harus secara jelas menyatakan tanggung jawab Pemerintah dan Agribank.
Bersamaan dengan itu, Pemerintah secara cermat mengkaji dampaknya terhadap neraca anggaran, sumber penerimaan, dan tugas pengeluaran guna menyusun perkiraan anggaran tahun 2024 yang akan disampaikan kepada Majelis Nasional guna mengalokasikan sisa modal dibandingkan dengan total modal yang diputuskan oleh Majelis Nasional.
Pertimbangkan untuk mengurangi PPN pada saham dan real estat
Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue mencatat untuk mempertimbangkan perluasan pengurangan PPN 2% untuk bank, sekuritas, dan real estat karena pengumpulan anggaran pada tahun 2023 diperkirakan akan sangat sulit.
Tidak semua pejabat dan pegawai negeri sipil di Kota Ho Chi Minh mengalami peningkatan pendapatan sebesar 1,8 kali.
Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue mencatat bahwa dengan peningkatan pendapatan sebesar 1,8 kali lipat, tidak semua pejabat dan pegawai negeri sipil di Kota Ho Chi Minh akan dibayar secara setara, tetapi harus bergantung pada kontribusi, dedikasi, dan prestasi mereka.
Lebih dari 1.200 pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil dibatalkan keputusan rekrutmen dan pengangkatannya karena keputusan rekrutmen dan pengangkatan yang tidak tepat.
Menteri Keuangan menyampaikan, sejak tahun 2020 hingga Juni 2022, telah dilakukan peninjauan dan penanganan terhadap hampir 100.000 perkara, termasuk pencabutan keputusan rekrutmen terhadap lebih dari 1.200 perkara pelanggaran dalam rekrutmen dan pengangkatan pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)