Upaya Tiongkok untuk membangun kota-kota ramah anak akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pembangunan masa depan yang berkelanjutan.
Terletak tepat di dalam taman di jantung kota Beijing, kota ramah anak ini adalah tempat di mana anak-anak dapat berolahraga, menghirup udara segar, belajar tentang alam, dan bermain dengan teman-teman.

Ibu Thach Hue, seorang warga Beijing, Tiongkok, mengatakan: "Taman bermain umum seperti ini sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak kecil. Oleh karena itu, setiap hari sepulang sekolah, saya membawa anak-anak saya ke sini untuk bermain."
Putri Ibu Thach Hue berbagi: "Saya suka bermain ayunan dan memanjat tembok di sini. Saya sangat senang."
Sejak tahun 2023, pemerintah Beijing secara aktif mempromosikan pembangunan kota ramah anak, merenovasi ruang publik, dan menyediakan layanan penitipan dan pendidikan anak yang komprehensif, dengan cakupan taman kanak-kanak negeri mencapai 94%. Bersamaan dengan itu, kota ini juga memperkuat kebijakan untuk mensubsidi penitipan anak, melindungi hak-hak anak, dan memastikan lingkungan yang aman bagi perkembangan mereka.

Bapak Li Hongbang, kepala sekolah TK The Family Learning House di Beijing, mengatakan: "Kota yang ramah anak tercermin dalam aspek material dan spiritual. Secara material, artinya menciptakan ruang bagi anak-anak untuk bermain dan beraktivitas. Secara spiritual, artinya menemukan cara untuk membuka potensi anak-anak sehingga mereka dapat menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri."
Bersama dengan Beijing, 116 kota di seluruh Tiongkok kini telah meluncurkan program percontohan kota ramah anak, yang melayani lebih dari 110 juta anak di daerah perkotaan dan pedesaan.
Sumber: https://vtv.vn/trung-quoc-xay-dung-thanh-pho-than-thien-voi-tre-em-100260601195426433.htm







Komentar (0)