Pada tanggal 15 Juni, Sekolah Menengah Atas Ernst Thälmann (Distrik 1, Kota Ho Chi Minh) mengadakan upacara rasa syukur dan kedewasaan sebelum lebih dari 500 siswa kelas 12 mengikuti ujian kelulusan sekolah menengah atas tahun 2025.
Siswa kelas 12 SMA Ernst Thälmann pada upacara kedewasaan
FOTO: BAO CHAU
Menjelang ujian kelulusan SMA tahun 2025, yang merupakan titik balik bagi setiap siswa, Bapak Nguyen Hung Khuong, Kepala Sekolah SMA Ernst Thälmann, menyampaikan pesan kepada para siswanya: "Semoga kalian tetap sehat, jangan subjektif, dan yang terpenting, tetap tenang dan percaya pada diri sendiri. Saya percaya bahwa usaha keras hari ini akan membuahkan hasil yang manis di masa depan, alam semesta akan menempatkan kalian di tempat yang tepat, yang pantas kalian dapatkan berkat kerja keras kalian selama ini."
Setelah ujian, setiap siswa akan menempuh jalannya masing-masing. Ada yang akan kuliah, ada yang akan melanjutkan ke sekolah kejuruan, bekerja, atau belajar di luar negeri. Namun, ke mana pun kalian pergi atau apa pun yang kalian lakukan, saya harap kalian akan hidup dengan tujuan, cita-cita, impian, dan terutama menjalani kehidupan yang baik. Bermimpilah untuk memiliki kehidupan yang baik dan bahagia. Namun, jangan hanya bermimpi, ubahlah impian kalian menjadi tujuan dan wujudkan tujuan kalian dengan usaha terus-menerus setiap hari. Setiap langkah hari ini akan menentukan masa depan kalian. Jika hari ini kalian menabur ketekunan, ketekunan, dan tanggung jawab dalam hidup, esok kalian akan menuai keyakinan, kebebasan, dan kesuksesan," ujar kepala sekolah.
Bapak Nguyen Hung Khuong, Kepala Sekolah Menengah Atas Ernst Thälmann, berbagi dengan para siswa sebelum ujian kelulusan sekolah menengah atas.
Kepada para siswa yang akan memasuki masa dewasa, Bapak Khuong tak lupa berpesan: Di SMA, kalian dilindungi oleh guru, teman, dan keluarga. Namun, ketika kalian dewasa, dunia akan membuka banyak pintu, banyak pilihan, tetapi di saat yang sama juga menghadirkan tantangan dan rintangan. Dunia itu menuntut kalian untuk terus melatih keterampilan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, pengendalian emosi, keterampilan berpikir kritis, dan bahkan keterampilan... untuk bangkit setelah kegagalan. Kegagalan tidaklah menakutkan. Yang paling menakutkan adalah tidak berani mencoba.
"Jangan takut membuat kesalahan. Lakukan, alami, dan jalani setiap kesempatan yang ada sebaik-baiknya. Kita manusia berkembang dan dewasa melalui kegiatan yang bersifat pengalaman. Untuk mendapatkan pengalaman berharga, jangan takut gagal. Yang penting adalah setelah setiap kegagalan kita akan mendapatkan banyak pelajaran, yang darinya kita akan tumbuh dan menjadi lebih kuat. Dan ingat, kita tidak bisa mempelajari segalanya, tetapi kita bisa belajar bagaimana cara belajar," nasihat Bapak Hung Khuong kepada murid-muridnya.
Sumber: https://thanhnien.vn/truoc-ngay-thi-tot-nghiep-thpt-hieu-truong-nhan-hoc-sinh-dung-chu-quan-giu-binh-tinh-185250615152839486.htm
Komentar (0)