Pasal 10 Resolusi No. 190/2025/QH15 mengatur penanganan sejumlah masalah yang berkaitan dengan reorganisasi aparatur negara, termasuk pengaturan mengenai dokumen dan surat yang dikeluarkan dan diberikan oleh instansi dan jabatan yang berwenang sebagai berikut:
Dokumen dan surat-surat yang dikeluarkan dan diberikan oleh instansi yang berwenang dan jabatan
1. Dokumen dan surat yang telah dikeluarkan atau diberikan oleh instansi atau jabatan yang berwenang sebelum penataan kembali aparatur negara dan belum atau belum kadaluarsa, tetap berlaku dan digunakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sampai dengan kadaluarsa atau diubah, ditambah, diganti, dihapus, dibatalkan, atau dicabut oleh instansi atau jabatan yang menerima fungsi, tugas, dan wewenang tersebut atau instansi atau orang yang berwenang.
2. Organisasi dan perseorangan tidak wajib melakukan prosedur penerbitan dan penggantian dokumen yang diterbitkan oleh instansi dan jabatan yang berwenang sebelum melaksanakan penataan kembali aparatur negara, sepanjang dokumen tersebut belum berakhir masa berlakunya, kecuali dalam hal peraturan perundang-undangan menentukan lain.
3. Perdana Menteri membatalkan dokumen hukum yang sudah tidak berlaku lagi yang diterbitkan oleh Menteri atau Pimpinan lembaga setingkat menteri atau yang diterbitkan bersama oleh Menteri atau Pimpinan lembaga setingkat menteri lainnya sebelum penataan kembali lembaga negara, tetapi setelah penataan kembali, instansi yang berwenang membatalkannya tidak dapat diketahui.
Dengan demikian dapat dipahami bahwa pasca penggabungan provinsi, plat nomor yang belum habis masa berlakunya atau belum kadaluarsa masih dapat digunakan secara normal tanpa harus diganti.
Namun demikian, tetap terdapat hal-hal yang mengharuskan dilakukannya perubahan STNK dan plat nomor kendaraan bermotor pasca penggabungan sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Surat Edaran Nomor 79/2024/TT-BCA sebagai berikut:
- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), plat nomor kendaraan kabur atau rusak.
- Mobil yang dimodifikasi; mobil dengan warna cat yang diubah.
- Kendaraan terdaftar dengan plat nomor berlatar belakang putih, huruf dan angka berwarna hitam diganti menjadi plat nomor berlatar belakang kuning, huruf dan angka berwarna hitam (kendaraan yang bergerak di bidang angkutan mobil) dan sebaliknya.
- Mengubah informasi pemilik kendaraan (nama pemilik kendaraan, nomor identifikasi) atau pemilik kendaraan perlu mengubah sertifikat registrasi kendaraan ke alamat baru.
- Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor telah habis masa berlakunya. - Mengganti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Plat Nomor Kendaraan Bermotor yang lama dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Plat Nomor Kendaraan Bermotor sesuai ketentuan dalam Surat Edaran ini, pemilik kendaraan perlu mengganti plat nomor pendek menjadi plat nomor panjang atau sebaliknya.
Sumber: https://baonghean.vn/truong-hop-nguoi-dan-phai-doi-chung-nhan-dang-ky-xe-sau-sap-nhap-10299727.html
Komentar (0)