Sebuah SMA di Dak Lak mengumumkan bahwa mereka tidak akan menerima bunga atau amplop karena tidak ingin merepotkan orang tua dan siswa yang sedang menghadapi kesulitan pada tanggal 20 November. Mereka hanya menerima rasa hormat dan semangat belajar dari para siswa.
Pengumuman tidak menerima bunga dan amplop dari Sekolah Menengah Atas Krong Ana (Dak Lak) menyebabkan kegembiraan dan kehebohan online - Foto: MINH PHUONG ditangkap
Pada pagi hari tanggal 20 November, Tn. Pham Van Ninh - kepala sekolah Krong Ana High School - mengatakan dia tahu bahwa penolakan sekolahnya untuk menerima bunga dan amplop telah menyebabkan kehebohan daring.
Bapak Ninh mengatakan bahwa dialah yang memprakarsai pengumuman luas untuk "mengatakan tidak pada amplop dan hadiah materi pada semua kesempatan".
Beliau mengatakan bahwa seluruh staf, guru, karyawan, dan pekerja sangat setuju dengan kebijakan ini. Keterikatan antara siswa dan guru merupakan anugerah yang tak ternilai dan praktis bagi sekolah.
Guru Ninh menambahkan bahwa sekolah tersebut memiliki banyak siswa yang kurang beruntung, jadi dia tidak ingin mereka terlalu khawatir tentang hadiah berharga selama liburan.
Sekolah memahami siswanya dan sepakat menginginkan yang terbaik bagi mereka.
"Kami tidak memungkiri bahwa siswa dapat mengungkapkan perasaan mereka kepada guru. Mereka dapat mengirimkan ucapan selamat yang bermakna dan mengunjungi guru mereka untuk melestarikan tradisi berharga antara guru dan siswa. Hadiah materi, menurut saya, tidak perlu dan membuat banyak keluarga khawatir," ujar Bapak Ninh.
Siswa dan guru SMA Krong Ana (Dak Lak) memberikan penghormatan kepada mantan guru pada peringatan 40 tahun sekolah tersebut - Foto: VN
Perasaan dan kedewasaan siswa lebih berharga daripada hadiah materi.
Menurut Bapak Ninh, tanggal 20 November tahun ini juga merupakan peringatan 40 tahun berdirinya sekolah tersebut. Lebih dari 2.000 guru, mantan guru, siswa, dan alumni berkumpul untuk menciptakan program yang sangat bermakna untuk menghormati para guru.
Para siswa mengirimkan ucapan selamat yang bermakna, penampilan istimewa, dan pidato yang menyentuh hati kepada seluruh guru. Air mata kebahagiaan dan rasa hormat mengalir deras di upacara tersebut. Semua itu adalah hadiah terbesar dan paling istimewa bagi para guru SMA Krong Ana.
Sekolah menghargai kasih sayang dan dukungan yang telah diberikan orang tua dan siswa kepada sekolah selama ini. Hal ini menjadi motivasi besar bagi sekolah untuk terus berupaya memenuhi misinya dalam mendidik dan mengasuh siswa.
“Perasaan dan kedewasaan para siswa lebih berharga daripada hadiah materi,” ungkap Bapak Ninh.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/truong-noi-khong-voi-hoa-qua-va-tien-dip-20-11-20241120144334011.htm
Komentar (0)