Da Nang merupakan contoh khas model kemitraan publik-swasta yang efektif, yang mengubah acara kembang api menjadi kekuatan pendorong strategis bagi pariwisata, ekonomi malam hari, dan pencitraan kota.
Ketika bisnis bersatu, festival pun berkembang pesat
Di banyak negara, model perusahaan swasta yang mensponsori dan menyelenggarakan festival kembang api bukanlah hal baru. Festival Kembang Api Internasional Seoul (Korea) diinvestasikan dan diselenggarakan oleh Hanwha Group setiap tahun, menarik lebih dari 1 juta pengunjung, menghasilkan pendapatan besar bagi industri pariwisata dan ritel di kota tersebut.
Di Filipina, kompetisi kembang api PIPC yang diprakarsai oleh La Mancha Group International juga telah membantu Manila menjadi tujuan liburan yang menarik, yang menyebabkan lonjakan belanja pariwisata, hotel, dan layanan makanan.
Di Vietnam, Festival Kembang Api Internasional Da Nang (DIFF) merupakan bukti peran penting perusahaan swasta dalam menyelenggarakan festival berskala besar.
Dari 13 edisi, 6 musim DIFF diselenggarakan bersama oleh Sun Group. Selama 6 tahun ini, Da Nang tidak hanya menanggung beban keuangan—hingga ratusan miliar VND setiap musim—tetapi juga mencatat kemajuan luar biasa dalam hal skala, kualitas, dan penyebaran citra.
DIFF 2025 telah berkembang menjadi salah satu festival kembang api terbesar di dunia, dengan durasi dua bulan, 6 malam pertunjukan, 8-10 tim kembang api dari berbagai negara dan serangkaian acara pendamping seperti festival musik, pertunjukan jalanan, pameran seni...
Dari sebuah arena bermain tanpa tribun pada tahun 2008, festival ini sekarang memiliki sistem tribun dengan kapasitas hingga 10.200 kursi, panggung seluas lebih dari 1.600 m², teknologi suara dan pencahayaan berstandar internasional, serta sistem logistik profesional yang melayani tim-tim peserta dari seluruh benua.
Festival "sejuta dolar" ini mendatangkan jutaan pengunjung dan pendapatan miliaran dolar
Bukan sekadar "pertunjukan cahaya", DIFF telah menjadi "pemicu" untuk memacu perekonomian dan pariwisata kota. Pada DIFF 2025 saja, Da Nang menyambut lebih dari 1,88 juta pengunjung, meningkat 26% dibandingkan musim festival sebelumnya; di antaranya, pengunjung internasional mencapai hampir 770.000. Pendapatan dari sektor akomodasi, makanan dan minuman, serta perjalanan mencapai VND5.600 miliar—hampir dua kali lipat dari DIFF 2024.
Kesuksesan DIFF yang gemilang juga membantu Da Nang dua kali meraih penghargaan "Destinasi Festival dan Acara Terkemuka di Asia" dari World Travel Awards (2016 dan 2023). Acara ini tak hanya mengesankan wisatawan domestik, tetapi juga teman-teman internasional.
Duta Besar India untuk Vietnam, Bapak Sandeep Arya, berkomentar: “Kualitas dan skala Festival Kembang Api Da Nang semakin meningkat. Saya yakin DIFF secara bertahap akan menjadi daya tarik utama bagi pariwisata internasional, terutama bagi wisatawan India, mengingat kota ini sudah memiliki pemandangan yang indah, resor mewah, dan situs warisan seperti Hoi An.”
Menurut Ibu Nadia Shakira Wong - CEO Global 2000, DIFF 2025 telah mencapai skala festival kembang api terbesar di dunia dan sepenuhnya dapat didaftarkan dalam Guinness Book of Records.
"Untuk menyelenggarakan festival bertaraf global, kami membutuhkan investor kuat seperti Sun Group dan dukungan dari pemerintah. Kombinasi ini merupakan prasyarat untuk menciptakan kesuksesan yang berkelanjutan," tegas Ibu Nadia Shakira Wong.
Dari acara hiburan menjadi poros strategis pembangunan kota
Festival Kembang Api Internasional Da Nang kini tidak hanya menjadi acara seni dan hiburan saja, tetapi telah diposisikan sebagai pusat strategi pengembangan ekonomi malam hari kota serta ekosistem pariwisata dan perdagangan.
Dari DIFF, kegiatan satelit seperti pertunjukan seni, festival musik, tur pesiar malam, pengalaman kuliner kaki lima, pameran budaya... diluncurkan secara gencar, menciptakan daya tarik jangka panjang bagi wisatawan.
Menurut Sun Group, unit ini tidak hanya menyelenggarakan festival tetapi juga menciptakan ekosistem acara yang sinkron. Rangkaian kegiatan di Pusat Kota Da Nang, serangkaian pertunjukan di Sun World Ba Na Hills, paket resor istimewa selama pesta kembang api... telah menjadikan DIFF sebagai sorotan yang "wajib dikunjungi" selama musim turis musim panas di wilayah Tengah.
Baru-baru ini, Kota Da Nang telah resmi menyetujui rencana lelang tanah untuk pelaksanaan proyek Kompleks Festival Kembang Api Internasional, dengan total perkiraan investasi hingga 10,75 miliar VND. Proyek ini menjanjikan akan mengangkat Da Nang menjadi "tujuan kembang api dunia".
Wakil Ketua Komite Rakyat Da Nang, Nguyen Thi Anh Thi, menegaskan: "Dalam 5 tahun ke depan, DIFF tidak hanya akan menjadi acara tahunan, tetapi juga akan menjadi kekuatan pendorong strategis untuk mempromosikan ekonomi malam hari, pariwisata, dan citra kota." Untuk mewujudkan harapan ini, tekad pemerintah dan dukungan perusahaan swasta akan terus menjadi dua pilar terpenting.
Dari sebuah kompetisi kecil di Sungai Han hampir dua dekade lalu, kembang api kini telah menjadi simbol kota yang muda, dinamis, dan ambisius. Dengan DIFF, Da Nang perlahan-lahan mengukir namanya di peta acara global – tidak hanya dengan gemerlap cahaya di langit malam, tetapi juga dengan visi jangka panjang dan konsensus dari pemerintah maupun pelaku bisnis.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/tu-le-hoi-anh-sang-den-dong-luc-kinh-te-do-thi-154493.html
Komentar (0)