Menurut pengumuman panitia penyelenggara, keputusan ini diambil setelah menemukan perilaku tidak pantas dari sang ratu kecantikan dan melanggar berbagai peraturan kontes. Namun, panitia penyelenggara belum mengumumkan detail spesifik mengenai pelanggaran ini.

Tanpa Judul 7.jpg
Thae Su Nyein pernah mengatakan bahwa ia tidak perlu mempertahankan gelar juara kedua dan merasa ia pantas mendapatkan posisi yang lebih tinggi. Foto: MGO

Thae Su Nyein tampil memukau dan meraih gelar Runner-up ke-2 Miss Grand International 2024 di babak final. Prestasi ini dianggap sebagai pencapaian luar biasa bagi perwakilan Myanmar di kancah kecantikan internasional di usianya yang baru 18 tahun.

Pencabutan gelar Miss Myanmar sekali lagi menunjukkan keseriusan penyelenggara Miss Grand International dalam menjaga citra dan standar kontes. Sebelum insiden ini, MGI telah berulang kali mempertimbangkan keputusannya ketika kontroversi muncul setelah Direktur Nasional Myanmar mencopot mahkota dan gelar Thae Su Nyein pada malam final. Ini bukan pertama kalinya seorang kontestan dicopot mahkotanya di kontes kecantikan internasional karena melanggar peraturan.

462569974_1684105295496038_528302111858168339_n.jpg
Pengumuman dari Miss Grand International Organization (MGI). Foto: MGI

Perwakilan Thae Su Nyein belum menanggapi keputusan ini. Para penggemar kontes kecantikan ini masih menunggu detail pelanggaran spesifik yang menyebabkan mahkota ratu kecantikan Myanmar tersebut dilucuti.

Panitia penyelenggara Miss Grand International belum mengumumkan keputusan apakah gelar juara kedua akan diberikan kepada kontestan lain atau dibiarkan kosong.

5 penampil teratas di Miss Grand International 2024:

Minh Nghia

"Juara kedua Miss Grand International sedang dimanipulasi, menjadi 'boneka' di tangan orang jahat" THAILAND - Nawat Itsaragrisil, CEO Miss Grand International (MGI), menyatakan kekhawatirannya bahwa juara kedua Miss Grand International 2024 mungkin menjadi korban tekanan dan manipulasi.