
Meski belum terbiasa dengan hujan dan kondisi lapangan yang licin, tim MU Legends memulai pertandingan dengan lebih baik dan langsung membuka skor di menit ke-6. Pertahanan Vietnam All Stars agak pasif ketika seorang pemain legenda MU melakukan pelanggaran. Pemain muda Nata Souza dengan cepat masuk ke kotak penalti untuk mencetak gol.
Kurang dari 5 menit kemudian, Vietnam All Stars kebobolan gol kedua mereka. Kiper Duong Hong Son melakukan kesalahan ketika ia membiarkan bola meluncur di antara kedua kakinya dalam tembakan yang agak lemah. Namun, lapangan yang licin dan hujan deras sangat memengaruhi keputusan sang kiper.
Meski sempat tertinggal 2 gol di awal, Vietnam All Stars segera bangkit berkat penampilan gemilang Van Quyet. Pada menit ke-21, pemain legendaris Huynh Duc memberikan umpan matang kepada Van Quyet yang berhasil lolos. Striker Hanoi FC ini dengan gemilang menggiring bola melewati kiper dan menceploskannya ke gawang kosong.
Pada menit ke-29, Van Quyen menggiring bola dengan lihai dan dijatuhkan oleh bek MU Legends di kotak penalti. Di titik penalti, Van Quyen dengan mudah mengecoh kiper dan menyamakan kedudukan 2-2.

Di babak kedua, masing-masing tim berganti pemain secara bertahap, tetapi Van Quyet tetap berada di lapangan untuk tim Vietnam All-Stars. Pada menit ke-65, kiper Manchester Reds tersebut dengan ceroboh memegang bola dan mengoper bola langsung ke kaki Van Quyet. Striker Hanoi FC tersebut tidak menolak "hadiah" ini dan mengubah skor menjadi 3-2 untuk tim Vietnam All-Stars.
Di menit-menit terakhir, sebagian besar legenda meninggalkan lapangan, memberi jalan bagi para pemain muda. Tempo pertandingan pun meningkat. Namun, para pemain muda kedua tim agak terburu-buru, sehingga penanganan akhir situasi kurang tepat. Itulah alasan mengapa tidak ada gol lagi yang tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tim Vietnam All-Stars.
Sumber: https://hanoimoi.vn/tuyen-viet-nam-all-stars-nguoc-dong-an-tuong-danh-bai-huyen-thoai-mu-707505.html
Komentar (0)