Tinjauan umum prasasti yang bertuliskan nama-nama Dokter Tan Mui 1631
Di ruang megah Kuil Sastra – Quoc Tu Giam, prasasti-prasasti doktoral tersusun rapi dalam barisan lurus bak "saksi" bisu kebijaksanaan dan sejarah. Yang paling menonjol di antaranya adalah prasasti dengan nama-nama doktor dari ujian Tan Mui, yang didirikan pada tahun ke-3 pemerintahan Duc Long (1631) di bawah Raja Le Than Tong – masa ketika negara sedang berada dalam masa kemakmuran.
Pada latar belakang batu hijau berlumut, setiap aksara Tionghoa masih tajam, mencatat nama 5 lulusan baru: 1 Kelas Satu - pangkat paling mulia, 2 Kelas Dua, dan 2 Kelas Tiga, yang mencerminkan ketatnya peringkat ujian kekaisaran pada masa itu. Setiap baris tidak hanya mencatat nama dan kota asal, tetapi juga merupakan bukti semangat belajar, ketekunan, dan aspirasi para cendekiawan abad ke-17 untuk mengabdi kepada negara.
Prasasti ini memiliki nilai administratif, yakni melestarikan nama-nama orang berbakat untuk generasi mendatang, dan juga merupakan warisan budaya hidup, yang mengingatkan generasi mendatang tentang musim ujian yang cemerlang dalam sejarah mandarin Vietnam.
YooLife menciptakan kembali ruang aula bir dengan nama Dokter 1631 dengan model 3D yang jelas
YooLife – sebuah platform jejaring sosial realitas virtual, mengemban misi menghidupkan kembali aliran sejarah bangsa yang berusia 4000 tahun, melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai budaya asli, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi digital dan masyarakat digital. Bertujuan menjadi "alamat merah" di dunia maya, YooLife berperan sebagai jembatan teknologi, mendekatkan sejarah dan budaya kepada semua orang.
Dalam proyek rekonstruksi Prasasti Doktor Tan Mui tahun 1631 di Kuil Sastra, YooLife telah mendampingi papan relik tersebut, merekonstruksi ruang tersebut menggunakan aplikasi model 3D yang tajam, memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi setiap detail relik secara realistis dan jelas. Hanya dengan satu akses, dari komputer atau ponsel, seluruh area prasasti batu terbuka di hadapan Anda, mulai dari arsitektur kuno hingga ukiran-ukirannya yang indah, semuanya disimulasikan dengan cermat, seolah-olah berada di tengah ruang nyata.
Pengunjung dapat "melangkah" melewati setiap sudut, memutar tampilan, memperbesar setiap prasasti, dan mempelajari kisah sejarah di baliknya. Rasanya seperti berdiri di tengah-tengah Kuil Sastra, menikmati keindahan relik tersebut, dan menemukan ritual serta nilai-nilai budaya yang telah dilestarikan selama ratusan tahun.
Dengan pendekatan ini, YooLife tidak hanya menyimpan warisan dalam bentuk digital tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang emosional, berkontribusi dalam mempromosikan Memorial Doktor 1631 dan menginspirasi tradisi belajar bangsa kepada masyarakat di seluruh negeri.
Kunjungi ruang ramai Kuil Sastra di sini:
Komentar (0)