Tuan Pham Viet Hung, Duta Besar Vietnam untuk Thailand. (Foto: Do Sinh/VNA)
Dalam melaksanakan komitmen internasional, akhir-akhir ini, Vietnam telah melakukan upaya berkelanjutan untuk mendorong pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan pelaksanaannya telah ditetapkan dalam kebijakan nasional, sektoral, lapangan, dan lokal.
Demikian penegasan Duta Besar kami untuk Thailand Pham Viet Hung pada tanggal 25 Februari (waktu setempat) pada upacara pembukaan Forum Asia- Pasifik untuk Pembangunan Berkelanjutan (APFSD) ke-12 di Bangkok, Thailand, sebuah konferensi antarpemerintah tahunan untuk mendukung pemantauan dan evaluasi kemajuan dalam pelaksanaan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan SDGs di tingkat regional.
Menurut seorang koresponden VNA di Bangkok, dengan tema "Mempromosikan solusi berkelanjutan, komprehensif, berbasis sains, dan berbasis bukti untuk Agenda 2030 dan SDGs sehingga tidak ada seorang pun yang tertinggal," Forum tersebut mempertemukan badan-badan sistem PBB, negara-negara anggota, organisasi internasional dan masyarakat sipil, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk merefleksikan dan memberikan informasi bagi Forum Politik Tingkat Tinggi (HLPF) 2025 di New York, yang akan menilai kemajuan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Dalam sambutan pembukaannya di Forum tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Sekretaris Jenderal Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) Armida Salsiah Alisjahbana mengatakan: “Dengan teknologi dan keuangan yang menggerakkan dunia saat ini yang sebagian besar berasal dari kawasan ini, sarana untuk mencapai pembangunan berkelanjutan terletak di tangan kita. Komitmen kita harus diwujudkan dalam tindakan nyata.”
Sementara itu, Duta Besar Pham Viet Hung menekankan bahwa implementasi SDGs di Vietnam telah memobilisasi partisipasi dan kontribusi aktif dan telah menjadi tugas bersama semua pihak terkait, dan pemantauan serta evaluasi implementasinya dilakukan secara teratur dan berkelanjutan.
Vietnam telah mencapai sejumlah pencapaian dalam pelaksanaan SDGs, yang sangat diapresiasi oleh masyarakat internasional, dibuktikan melalui sejumlah indikator tentang: Perawatan ibu dan anak (SDG 3); Meningkatkan waktu perempuan untuk pekerjaan rumah tangga dan perawatan keluarga yang tidak dibayar (SDG 5); Menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan PDB yang berkelanjutan (SDG 8); Mempromosikan kemitraan dan memobilisasi sumber daya untuk pelaksanaan SDGs (SDG 17).
Namun, Dubes mengakui bahwa, seperti halnya negara-negara lain di dunia, implementasi SDGs di Vietnam masih menghadapi banyak kesulitan dan tantangan dalam konteks perkembangan yang kompleks di dunia dan kawasan, dan dunia terus menghadapi krisis dan tantangan multidimensi seperti kemiskinan, konflik, epidemi, pencemaran lingkungan, degradasi sumber daya alam, dan perubahan iklim.
Duta Besar Pham Viet Hung menyampaikan pada Forum ini bahwa Vietnam berharap negara-negara di kawasan akan membahas dan mewujudkan "Pakta Masa Depan" di kawasan tersebut guna memberikan kontribusi praktis bagi upaya global dalam mengimplementasikan Agenda 2030 dan SDGs.
Selama Forum empat hari yang berlangsung pada 25-28 Februari, para delegasi akan melakukan penilaian mendalam terhadap kemajuan kawasan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3 (kesehatan dan kesejahteraan yang baik); 5 (kesetaraan gender); 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi); 14 (kehidupan bawah air); dan 17 (kemitraan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Hasil Forum Regional ini akan menjadi masukan bagi Forum Politik Tingkat Tinggi Global pada bulan Juli.
(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)
Komentar (0)