Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Virus pertama apa yang ditemukan oleh para ilmuwan?

VnExpressVnExpress17/10/2023


Virus telah ada selama miliaran tahun tetapi baru dideskripsikan secara ilmiah sekitar akhir abad ke-19, dengan virus pertama adalah virus mosaik tembakau.

Virus mosaik tembakau di bawah mikroskop elektron transmisi (TEM). Gambar: Research Gate

Virus mosaik tembakau di bawah mikroskop elektron transmisi (TEM). Gambar: Research Gate

Langkah pertama yang mengarah pada penemuan virus terjadi pada tahun 1876, ketika Adolf Mayer, seorang ahli kimia pertanian Jerman dan direktur Stasiun Eksperimen Pertanian di Wageningen, mendeskripsikan penyakit bercak daun yang aneh pada tanaman tembakau. Ia percaya penyakit itu disebabkan oleh bakteri atau jamur, tetapi pemeriksaan mikroskopis dan pengujian tidak mendeteksi adanya organisme apa pun.

Terobosan terjadi pada tahun 1892 berkat ahli botani Rusia, Dmitri Ivanovsky. Ia menemukan bahwa getah tanaman yang terinfeksi tetap menular setelah melewati filter yang menahan bakteri. Ivanovsky tahu bahwa ia telah menemukan sesuatu yang baru.

Pada tahun 1898, ahli mikrobiologi Belanda Martinus Beijerinck secara independen mengulangi percobaan Ivanovsky dan menawarkan penjelasan yang agak lebih jelas. Beijerinck berpendapat bahwa percobaan tersebut menunjukkan bahwa penyakit mosaik tembakau tidak berasal dari bakteri, tetapi dari "cairan menular yang hidup." Ia mulai menggunakan istilah "virus" untuk menggambarkan sifat "non-bakteri" dari patogen tersebut.

Selama periode ini, para ahli menemukan beberapa patogen lain yang juga berhasil melewati filter bakteri, termasuk penyakit tangan, kaki, dan mulut, penyakit kulit jamur pada kelinci, penyakit kuda Afrika, dan influenza unggas. Namun, sifat pasti dari patogen "tak terlihat" ini masih kurang dipahami.

Mengidentifikasi penyebab demam kuning merupakan tonggak penting dalam sejarah virologi. Selama Perang Spanyol-Amerika tahun 1898, pasukan Amerika terserang penyakit ini setelah mencapai pantai Kuba. Berkat penelitian Walter Reed, James Carroll, Aristides Agramonte, dan Jesse William Lazear, ditemukan bahwa penyakit ini dapat ditularkan melalui serum yang disaring dari pasien yang terinfeksi. Penemuan ini menjadikan demam kuning sebagai penyakit menular manusia pertama yang diidentifikasi disebabkan oleh virus.

Barulah pada tahun 1931, ketika mikroskop elektron ditemukan, para ilmuwan dapat melihat virus. Sekali lagi, virus mosaik tembakau menjadi virus pertama yang difoto.

Momen penting lainnya terjadi pada tahun 1950-an dengan penelitian Rosalind Franklin. Ia menggunakan kristalografi sinar-X untuk menentukan struktur virus mosaik tembakau sebagai molekul RNA untai tunggal dengan membran protein. Studi lainnya yang dilakukannya membantu menunjukkan bahwa DNA adalah molekul untai ganda, yang mengarah pada penemuan terkenal struktur heliks ganda DNA.

Lebih dari seabad setelah penemuan ini, virus terus membingungkan dan membuat kagum para ilmuwan dan masih memiliki potensi untuk menyebabkan bencana. Hingga kini, masih banyak perdebatan seputar apakah virus merupakan entitas "hidup".

Virus adalah parasit yang efisien. Mereka membutuhkan sel hidup untuk bereproduksi dan tidak dapat berkembang secara mandiri di luar inang seperti bakteri dan mikroorganisme bebas lainnya. Namun, mereka terbentuk dari DNA atau RNA – komponen yang memainkan peran penting dalam kehidupan. Sebagian besar ilmuwan sekarang percaya bahwa virus memenuhi syarat sebagai "makhluk hidup," meskipun mereka terus mengejutkan dengan penemuan-penemuan baru.

Thu Thao (Menurut IFL Science )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di balik tirai

Di balik tirai

Kegembiraan warga Dao Tram di Tuyen Quang

Kegembiraan warga Dao Tram di Tuyen Quang

Festival Tanah Muong

Festival Tanah Muong