
Program ini mempertemukan sekitar 200 perajin dan masyarakat dari 18 kelompok etnis dari berbagai daerah di seluruh negeri, menciptakan "gambaran budaya" yang penuh warna. Lebih dari 100 perajin merupakan anggota tetap Desa Wisata dan Budaya Etnis Vietnam, bersama dengan 60 perwakilan dari kelompok etnis Nung ( Lang Son ) dan Muong (Thanh Hoa), yang akan menampilkan pertunjukan, pertukaran, dan pengalaman yang sarat dengan identitas mereka.
Puncak acaranya adalah Highland Fair "Selamat Hari Kemerdekaan", yang menciptakan kembali ruang budaya wilayah Barat Laut dan Timur Laut dengan lebih dari 50 stan. Pengunjung akan terhanyut dalam suasana festival yang meriah, menikmati hidangan tradisional seperti thang co, babi panggang, bebek panggang Lang Son, ketan lima warna, ayam bakar, nasi tabung bambu… beserta hidangan khas seperti rebung, bihun, ketan, adas bintang, kapulaga, dan madu. Stan-stan brokat suku Muong, Mong, Thai, Tay, Nung, dan Lao… memperkenalkan kostum, syal, dan suvenir buatan tangan, memberikan kesempatan untuk berbelanja sekaligus mempelajari kecerdikan dalam tenun tradisional.
Di sini, masyarakat etnis Nung akan menampilkan Tari Singa Kucing - sebuah warisan budaya takbenda nasional, dengan gerakan yang kuat, tegas, namun anggun, diiringi ketukan drum yang cepat. Tarian ini bukan hanya pertunjukan artistik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam, mengusir roh jahat, mendoakan keberuntungan, dan panen yang melimpah.
Dalam rangka program ini, banyak festival rakyat akan direplikasi. Puncaknya adalah festival Poon Poong, yang diselenggarakan oleh masyarakat Muong ( Phu Tho , Thanh Hoa), yang juga dikenal sebagai festival bunga, dengan tarian yang mengitari pohon kapas. Pertunjukan-pertunjukan tersebut menggambarkan kembali kehidupan kerja dan kehidupan sehari-hari, dengan alunan gong, lagu cinta, dan janji-janji.
Selain itu, pengunjung akan menyaksikan cuplikan upacara Cai Tao - penganugerahan gelar kepada para guru Tao dari suku Nung di Lang Son - sebuah upacara yang menghormati peran dukun dalam kehidupan spiritual. Upacara ini dilaksanakan secara saksama, mengandung banyak nilai budaya, dan merupakan bentuk rasa terima kasih kepada generasi sebelumnya.
Selain bertamasya, menikmati kuliner, dan menyaksikan pertunjukan seni, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam serangkaian pengalaman budaya tradisional. Di area desa etnis III, permainan rakyat seperti kartu remi, o an quan, catur, wayang bambu, jalan egrang, tari bambu, ayunan, dll. akan terbuka untuk pengunjung. Aktivitas kreatif seperti melukis patung, melukis pasir, capung bambu, melukis kayu, ikan kayu, atau mencoba kostum etnis juga menjanjikan pengalaman berkesan, terutama yang menarik bagi anak-anak.
Kegiatan-kegiatan ini tidak saja menciptakan tempat bermain yang bermanfaat bagi anak-anak tetapi juga berkontribusi dalam merangsang minat belajar tentang budaya nasional, melatih ketangkasan, berpikir kreatif dan memperkuat ikatan antara anggota keluarga.
Rangkaian kegiatan "Selamat Hari Kemerdekaan" tak hanya menghadirkan liburan penuh pengalaman bagi wisatawan, tetapi juga kesempatan untuk mempromosikan, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya berbagai suku Vietnam. Setiap pertunjukan, stan, dan permainan mengandung kisah budaya, yang mencerminkan kebanggaan dan kecintaan terhadap tanah air.
Penyelenggara berharap program ini dapat menarik banyak pengunjung, menjadi sorotan untuk membuka musim puncak wisatawan di akhir tahun 2025, sekaligus menginspirasi dan membangkitkan aspirasi untuk pembangunan, solidaritas, dan kesejahteraan masyarakat etnis Vietnam.
Sumber: https://hanoimoi.vn/vui-tet-doc-lap-tai-lang-van-hoa-du-lich-cac-dan-toc-viet-nam-dip-quoc-khanh-2-9-712733.html
Komentar (0)