Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

WHO: Waspada Covid-19 dan pneumonia

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng12/01/2024

[iklan_1]

Empat tahun setelah dunia mencatat kematian pertama akibat Covid-19, Covid-19 telah menjadi endemik, tetapi sistem kesehatan global masih menghadapi beban potensial beserta risiko dari infeksi pernapasan musiman yang lebih umum.

Spanyol mewajibkan penggunaan masker di rumah sakit
Spanyol mewajibkan penggunaan masker di rumah sakit

Terus menyebar

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus Covid-19, yang sebagian besar disebabkan oleh varian JN.1, akan meningkat pesat lagi pada akhir 2023 dan awal 2024, tepat di puncak wabah influenza dan infeksi pernapasan pada musim dingin dan semi. Sekitar 10.000 kematian akibat Covid-19 tercatat pada bulan terakhir tahun 2023. Namun, menurut WHO, statistik ini berdasarkan data yang tercatat di kurang dari 50 negara, terutama di Eropa dan Amerika.

Di AS, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebut lonjakan kasus Covid-19 saat ini sebagai gelombang Covid-19 terbesar kedua dalam sejarah negara itu, setelah lonjakan varian Omicron pada akhir musim dingin dan musim semi 2021-awal 2022. Dr. Michael Hoerger, asisten profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Tulane (Louisiana), memperingatkan bahwa gelombang saat ini akan mencapai puncaknya antara pertengahan Desember 2023 dan Februari 2024, dengan 1 dari 3 orang Amerika tertular Covid-19.

Eropa telah mengalami peningkatan kasus flu dan Covid-19 yang memecahkan rekor. Di Portugal, proporsi kasus flu di antara pasien yang dirawat di unit perawatan intensif mencapai rekor tertinggi, yaitu 17%, pada minggu terakhir tahun 2023. Di Inggris, Layanan Kesehatan Nasional (NHS) menyatakan bahwa kasus Covid-19 dan flu meningkat dua kali lipat hanya dalam dua minggu, dari 23 hingga 31 Desember 2023, naik lebih dari 65% sejak awal Desember 2023. Beberapa negara di belahan bumi selatan, yang saat ini sedang memasuki musim panas, juga mengalami tingkat aktivitas penyakit pernapasan yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan untuk periode tahun ini. Di Australia, gelombang baru Covid-19 melanda negara bagian New South Wales (NSW) selama liburan Tahun Baru, dengan negara bagian tersebut mencatat tingkat infeksi tertinggi dalam setahun.

Peningkatan risiko pneumonia berat

Menjelaskan penyebaran Covid-19 yang begitu cepat baru-baru ini, para ahli mengatakan bahwa varian JN.1 dapat menghindari sistem kekebalan tubuh dan menular lebih mudah dibandingkan varian lainnya. Varian JN.1 kini telah muncul di lebih dari 40 negara dan diklasifikasikan oleh WHO sebagai varian yang perlu diwaspadai. Selain gejala umum seperti demam atau menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, sakit kepala, nyeri otot, sesak napas, kelelahan, kehilangan indra perasa atau penciuman, kabut otak, dan gejala pencernaan seperti sakit perut, varian JN.1 juga menyebabkan dua gejala yang tidak biasa: kesulitan tidur dan kecemasan. Varian JN.1 juga membuat para ahli kesehatan khawatir akan peningkatan risiko pneumonia berat.

Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) menganjurkan agar masyarakat tetap di rumah dan mengenakan masker di tempat ramai dan fasilitas medis. Di Yunani, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk divaksinasi flu dan Covid-19. Spanyol telah memberlakukan kembali peraturan penggunaan masker di rumah sakit. Rumah sakit di setidaknya empat negara bagian AS telah memberlakukan kembali peraturan penggunaan masker. Di Asia Tenggara, banyak negara telah menerapkan kembali beberapa langkah seperti memasang pemindai suhu tubuh di bandara, mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker, dan mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sintesis THANH HANG


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk