24 rumah tangga di desa nelayan lolos dari banjir dengan pergi ke darat untuk menyekolahkan anak-anak mereka agar terhindar dari banjir ( Video : Duong Nguyen).
Hujan deras yang turun sejak malam 22 hingga 23 September menyebabkan sejumlah rumah milik 24 keluarga nelayan berpenduduk 267 jiwa di Desa Tien Phong, Kecamatan Quang Vinh (Kecamatan Duc Tho, Ha Tinh ) terendam banjir. Namun, kehidupan warga di sana tidak terlalu terganggu.
Desa nelayan Tien Phong terletak di Teluk Eo Bu, cabang Sungai Lam. Penduduknya mencari nafkah dengan memancing. Puluhan tahun yang lalu, mereka tinggal di tepi sungai, hidup dan makan di atas perahu.
Pada November 2021, Provinsi Ha Tinh melakukan survei dan penataan lahan seluas 1,5 hektar di Desa Tien Phong, serta berkoordinasi dengan pelaku usaha dan filantropi untuk membangun 24 rumah dengan total biaya lebih dari 9 miliar VND bagi warga desa nelayan tersebut. Pada awal 2023, deretan rumah tersebut telah selesai dibangun dan diserahterimakan kepada warga, mewujudkan impian mereka untuk memiliki tanah.
Sebanyak 24 rumah dirancang dengan gaya bangunan tahan banjir 2 lantai, dengan luas lebih dari 110 m². Lantai pertama hanya digunakan untuk pilar, tanpa dinding di sekelilingnya, dan digunakan untuk menyimpan kendaraan, peralatan, dan alat produksi.
Lantai kedua dikelilingi dinding, di dalamnya terdapat ruang tamu seluas 30m2, dua kamar tidur seluas hampir 30m2, dapur, dan kamar mandi.
Di depan pintu lantai dua, warga bisa beraktivitas dan menggelar tikar untuk beristirahat. Selama musim hujan seperti hari-hari terakhir September ini, mereka "hidup berdampingan dengan banjir".
Truong Thi Nhat (41 tahun, tinggal di Desa Tien Phong) dan suaminya memiliki 5 anak. Sebelumnya, keluarga ini tinggal berdesakan di bawah perahu yang dikelilingi seng dan terpal. Setiap kali terjadi banjir, pasangan ini akan menambatkan perahu dan menitipkan anak-anak mereka di rumah kerabat dan tetangga. Setelah banjir, mereka akan kembali ke perahu dan mencari nafkah.
"Hidup sulit sepanjang tahun, hanya bermimpi punya cukup makanan, dan pendidikan anak-anak kami tidak berjalan dengan baik. Namun kini, hidup kami telah berubah, kami memiliki rumah yang stabil untuk ditinggali, dan kami dapat beradaptasi dengan musim hujan," ujar Ibu Nhat.
Saat banjir datang, warga desa nelayan akan menaruh sepeda motor dan sepeda mereka di tangga lalu menutupinya dengan terpal agar terhindar dari kerusakan.
Ayam, bebek, anjing, dan kucing biasanya dipelihara di lantai dasar. Selama musim hujan, kandang-kandang akan ditinggikan dan diikatkan pada tiang-tiang rumah.
Selama hari-hari hujan dan banjir, anak-anak di desa nelayan Tien Phong akan diberikan libur sekolah dan akan belajar di rumah untuk memastikan keselamatan.
Selama musim banjir, pemerintah daerah senantiasa memperhatikan kehidupan masyarakat di desa nelayan Tien Phong, Kecamatan Quang Vinh. Dalam foto tersebut, Bapak Tran Hoai Duc, Ketua Komite Rakyat Distrik Duc Tho (kedua dari kiri) meninjau situasi banjir di Desa Tien Phong, salah satu wilayah di luar tanggul La Giang.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/an-sinh/xom-van-chai-thoat-canh-keo-nhau-len-bo-tranh-lu-song-lam-20240924011207458.htm
Komentar (0)