Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

7 cara mengurangi perut kembung setelah makan

VnExpressVnExpress04/01/2024


Minum teh peppermint atau jahe, berjalan kaki selama 5-10 menit, dan menghindari minuman berkarbonasi setelah makan dapat membantu mengurangi kembung lebih cepat.

Saat Anda mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sekaligus, banyak karbohidrat yang dipecah dan serat mengalami fermentasi, menghasilkan lebih banyak gas dan menyebabkan kembung. Berikut 7 cara untuk membantu mengurangi kembung.

Air minum

Minum air putih meningkatkan hidrasi (mengisi kembali air ke organ-organ tubuh), mengurangi kembung. Air membantu semuanya bergerak lancar melalui saluran pencernaan, menyebabkan buang air besar teratur, sehingga mengurangi sembelit dan kembung.

Perut kembung juga bisa disebabkan oleh konsumsi garam berlebihan. Minum air putih dapat mengurangi hal ini dengan mengeluarkan kelebihan natrium (garam) dari tubuh. Minum air putih sebelum makan mencegah perut kembung setelah makan dengan menciptakan perasaan kenyang dan mengurangi asupan makanan.

Minumlah teh herbal.

Minum teh peppermint, jahe, atau adas dapat membantu mencegah kembung. Teh-teh ini memiliki khasiat yang dapat merelaksasi saluran pencernaan dan mengurangi gas. Teh jahe mempercepat pengosongan lambung. Adas membantu meringankan masalah perut.

Penderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD) sebaiknya membatasi konsumsi teh peppermint karena dapat memberikan efek sebaliknya, yaitu menyebabkan refluks asam.

Jangan minum alkohol.

Minum alkohol setelah makan memperburuk kembung. Hal ini karena alkohol memperlambat pencernaan dan meningkatkan retensi air. Alkohol juga menyebabkan buang air kecil lebih sering, yang mengakibatkan dehidrasi. Untuk meminimalkan kembung, sebaiknya minum air putih saja.

Hindari minuman berkarbonasi.

Mengonsumsi minuman manis atau soda setelah makan dapat menyebabkan sendawa, peningkatan gas di perut, dan perut kembung. Menghindari minuman dan makanan penghasil gas seperti kacang-kacangan adalah cara yang baik untuk mengurangi hal ini.

Minum soda manis setelah makan dapat meningkatkan produksi gas dan menyebabkan perut kembung. (Gambar: Freepik)

Minum soda manis setelah makan dapat meningkatkan produksi gas dan menyebabkan perut kembung. (Gambar: Freepik)

Hindari mengunyah permen karet.

Mengunyah permen karet menyebabkan Anda menelan lebih banyak udara, yang mengakibatkan perut kembung yang lebih parah. Udara mudah masuk ke usus jika Anda makan atau minum terlalu cepat, minum minuman berkarbonasi, atau mengunyah permen karet.

Berlatih yoga

Pose yoga lembut seperti pose anak dan pose kucing-sapi dapat membantu meredakan ketidaknyamanan perut yang disebabkan oleh kembung. Tahan setiap pose selama lima tarikan napas dalam (hirup melalui hidung dan hembuskan melalui mulut) dan ulangi sampai Anda merasa lega.

Berlatih yoga mengaktifkan sistem saraf parasimpatik tubuh, atau mode istirahat dan pencernaan, sehingga memungkinkan pencernaan makanan yang lebih baik.

Berjalan-jalan

Berjalan kaki sebentar setelah makan dapat merangsang peristaltik dan mempercepat proses pengosongan lambung. Hanya dengan berjalan kaki selama 5-10 menit saja sudah dapat memberikan efek positif. Olahraga ringan setelah makan juga memberikan hasil yang serupa. Aktivitas fisik teratur menjaga dinding usus besar tetap kencang, sehingga memudahkan buang air besar dan meningkatkan pencernaan.

Mai Cat (Menurut Everyday Health )

Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit pencernaan di sini agar dijawab oleh dokter.


Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kendaraan lapis baja Vec

Kendaraan lapis baja Vec

Ziarah

Ziarah

Warna-warna Vietnam

Warna-warna Vietnam